Berita Terkini
Nasional

OSO: Pelemahan Mata Uang Terhadap Dolar AS Masalah Dunia

Oleh Redaksi Publiksatu / Heri · Kamis, 6 September 2018 20:17 WIB · 2 menit baca
OSO: Pelemahan Mata Uang Terhadap Dolar AS Masalah Dunia
Oesman Sapta Odang

PUBLIKSATU, JAKARTA - Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang turut berkomentar terkait nilai tukar rupiah yang terus melemah terhadap dolar Amerika Serikat.

Menurutnya, nilai tukar terhadap dolar AS memang sedang menjadi masalah bagi banyak negara bukan hanya di Indonesia.

"Itu masalah dunia bukan hanya Indonesia. Kalau masalahnya hanya di Indonesia, kita boleh marah," kata Oesman kepada wartawan, Rabu (5/9).

Pria yang juga menjabat wakil ketua MPR RI itu menjelaskan kalau Indonesia tidak perlu cemas dengan nilai tukar rupiah mencapai Rp 14 ribu per dolar AS. Oesman membahasakan masalah itu adalah siklus ekonomi dunia yang berdampak secara global.

"Kita ini hanya kena dampaknya. Negara lain juga begitu," katanya.

Diketahui, nilai tukar rupiah menembus rekor pelemahan baru pada penutupan perdagangan Selasa (4/9). Dolar AS semakin menguat memaksa Rupiah melemah ke level Rp 14.925.

Soal anjloknya rupiah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa pelemahan kurs tidak hanya terjadi di Indonesia. Beberapa negara seperti Turki dan Argentina juga mengalami pelemahan mata uangnya.

Presiden berpendapat, lesunya rupiah disebabkan kondisi ekonomi global yang tidak stabil. Mulai dari isu perang dagang di beberapa negara hingga kenaikan suku bunga oleh bank sentral AS.

"Ini faktor eksternal yang bertubi-tubi baik yang berkaitan dengan kenaikan suku bunga di AS baik yang berkaitan dengan perang dagang AS dan China, baik yang berkaitan dengan krisis di Turki dan Argentina," jelas Jokowi. (nes/rml/jpnn)