Berita Terkini
Tajuk

Festival Pulau Tomia untuk Semua

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 26 September 2018 04:04 WIB · 2 menit baca
Festival Pulau Tomia untuk Semua

SETELAH sukses menggelar Festival Barata Kahedupa, Pemkab Wakatobi akan melaksanakan Festival Pulau Tomia awal bulan depan. Digelar selama tiga hari, sejak Sabtu (6/10) dipusatkan di gugus pulau ketiga Kepulauan Tukang Besi, Pulau Tomia.

Duet H Arhawi-Ilmiati Daud tetap konsen mengangkat potensi pariwisatanya. Hal itu merupakan salah satu aktualisasi program kerja pasangan yang mengangkat tagline Sabangka Sarope.

Berdasarkan akun IG Visit Wakatobi, sejak hari pertama, tamu undangan akan disajikan Karnaval Budaya Pesona di Pelabuhan Usuku selama satu jam sejak pukul 08.00. Kemudian pembukaan festival dengan tampilan Tari Kolosal Heketu, diteruskan dengan pembukaan pameran IKKON di Lapangan Kebangkitan Usuku pukul 10.00.

Pukul 14.00 hingga 17.00 di Taman Bambu Kahianga dilaksanakan pameran IKKON kegiatannya berupa pameran foto, desain, dan produk kreatif. Lalu penjamuan Kopi Kahianga, Workshop Bioplastic #1, Hedongka Project #1 (membuat hiasan dari sampah plastik), dan bioskop bambu seasson 1.

Pukul 19.30 hingga 23.00 di Lapangan Kebangkitan Usuku digelar Talk Show potensi ikrar bagi peningkatan ekonomi desa/masyarakat oleh Deputi Bakraf dan pejabat Kemendes bersama Kades/lurah dan perangkat desa se-Wakatobi.

Hari kedua, Minggu (7/10), dilaksanakan peletakan batu pertama Islamic Center Kerukunan Masyarakat Perantau Tomia (KMPT) pukul 08.00 di Puncak Waru. Kemudian aksi cinta Pohon Pengantin di Lapangan Kebangkitan Usuku. Dilanjutkan dengan perjamuan Kopi Kahianga dan Workshop Bioplastik #2, di Taman Bambu Kahianga.

Pukul 13.00 digelar Tadu Sangia Tourist Attraction (ritual adat Tadu Sangia) pelantikan kelompok pengelola Desa Wisata Dete di objek wisata Tadu Sangia Desa Dete. Kemudian Hedongka Project #2 (membuat hiasan dari sampah kayu) dan bioskop bambu season 2 di Taman Bambu Kahianga. Pagelaran Seni Budaya (Pementasan tari tradisional Wakatobi dan musik tradisional) di Lapangan Kebangkitan Usuku, pukul 19.30 sampai 24.00.

Hari terakhir Senin (8/10), digelar peletakan batu pertama pengembangan Wisata Halal Pantai Timu (halal tourism development). Keliling pulau tomia untuk penilaian desain Kota Mini Tomia, selama tiga jam dari pukul 14.00. Perjamuan Kopi Kahianga, perform lukis mural IKKON KATUTURA, dan bioskop bambu season 3.

Penghujung acara pukul 19.30 hingga 24.00 di Lapangan Kebangkitan Usuku dihelat penutupan festival dalam bentuk pementasan seni budaya Tomia Award. Melihat rundown acara bisa dikatakan Festival Pulau Tomia untuk semua.(****)