Berita Terkini
Hukum

Peremas Payudara Berkeliaran, Pemegang Paha Gentayangan

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Kamis, 27 September 2018 14:32 WIB · 2 menit baca
Peremas Payudara Berkeliaran, Pemegang Paha Gentayangan

PUBLIKSATU, JEMBRANA - Kaum perempuan di Kabupaten Jembrana sedang waswas dengan aksi pelecehan seksual di jalanan. Setelah aksi peremasan payudara, kini ada juga pelaku pelecehan yang menyasar paha kaum hawa.

Korban aksi peremasan paha adalah dua karyawati swasta berinisial WPD (18) dan NLS (30) saat melintas di Jalan Desa Jelateng menuju Desa Baluk di Jembrana, Selasa (25/9) siang. Saat itu WPD menaiki Honda Scoopy memboncengkan NLS.

Mereka melintas di jalan tembus Lelateng menuju Baluk 1 untuk menemui kliennya di Banjar Berawan Salak, Banyubiru, Negara. Saat tiba di jalan yang sepi sekitar pukul 11.00, tiba-tiba ada laki-laki yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio berwarna biru Mio.

Pelaku lalu berusaha memegang paha keduanya secara bergiliran. Sontak, WDP menghentikan motornya dan meminta pelaku juga berhenti.

Selanjutnya WDP menanyakan maksud laki-laki yang merekam dan memegang paha NLS. Saat itu pula WDP memotret pelaku dengan ponselnya.

”Dia memang minta maaf. Namun tidak menjelaskan maksud dan tujuanya melakukan itu dan langsung pergi. Beruntung saya empat memfotonya,” ujar NLS.

Rasa kesal membuat WDP dan NLS merasa perlu melaporkan pelaku ke polisi. Kasatreskrim Polres Jembrana AKP Yusak A Sooai mengatakan, pihaknya sudah melakukan penyelidikan.

Sebelumnya warga Jembrana juga diresahkan oleh aksi peremasan payudara. Polisi sudah mengidentifikasi pelaku peremasan payudara, namun tak membekuknya karena belum ada korban yang melapor.(rb/nom/mus/JPR)