Berita Terkini
Tajuk

Ada SILPA Dibalik Defisit APBD-P Baubau

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 2 Oktober 2018 05:03 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Ada SILPA Dibalik Defisit APBD-P Baubau
publiksatu

SETELAH melalui pembahasan maraton, akhirnya APBD-P Baubau tahun anggaran 2018 ditetapkan. Memang terdapat defisit sebanyak Rp 67,9 miliar, namun Pemkot masih memiliki cadangan SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) tahun 2017.

Dengan demikian, defisit tersebut mampu ditutupi. Kini tanggung jawab berpindah ke tangan eksekutif untuk membiayai kegiatan berbasis kinerja.

Tentu pihak legislatif tidak bisa lepas tangan. Sebab wakil rakyat mempunyai fungsi legislasi, budget, dan pengawasan.

Pihak Pemkot dan DPRD Baubau bisa dikatakan melakukan mission impossible. Pasalnya, pembahasan dilakukan pada hari terakhir, Minggu (30/9). Deadline-nya hingga pukul 00.00.

Syukurnya terjadi kata sepakat antara eksekutif sehingga APBD-P bisa diketuk palu oleh dewan. Selanjutnya dokumen tersebut akan dibawa ke tingkat selanjutnya, Pemprov untuk mendapatkan supervisi.

Sesuai data, APBD-P, pos pendapatan Rp 857,3 miliar, meningkat Rp 51,9 miliar dari rencana awal. Belanja Rp 925,3 miliar, meningkat Rp 80,9 miliar dari rencana awal. Penerimaan Rp 75,5 miliar atau bertambah Rp 31,9 miliar dari rencana awal. Pengeluaran Rp 7,6 miliar atau bertambah bertambah Rp 2,9 miliar dari rencana awal.

Berada pada awal pemerintahan duet AS Tamrin-Monianse, APBD-P 2018 merupakan produk hukum awal yang mengarahkan hendak kemana mereka selama lima tahun mendatang. Visi misi pasangan wali kota dan wakil wali kota dengan akronim Tampil Manis ini mulai dibaca dalam 100 hari kerjanya.

Karena 100 hari menelan waktu tiga bulan lebih, maka pondasi anggaran yang dibutuhkan kabinet Tampil Manis adalah APBD-P 2018 dan APBD 2019. Dua dokumen tersebut akan menjadi kompas yang akan menjawab visi misinya sebagaimana dijanjikan dalam kampanye lalu.

Maka tugas wakil rakyat dan rakyat serta semua stakeholder untuk melakukan pengawasan. Ujungnya tentu program yang telah dipropagandakan bisa mensejahterakan rakyat. Dengan kata lain asap dapur masyarakat masih tetap bisa mengepul untuk mengganjal perut.

Alhasil, semoga amanah dan selamat menjalankan tugas Tamrin-Monianse.(****)

Bagikan