Berita Terkini
Nasional

Menyongsong Revolusi Industri 4.0, FP Unibos Gelar Seminar Digitalisasi Peternakan

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Jumat, 12 Oktober 2018 02:53 WIB · 2 menit baca
Menyongsong Revolusi Industri 4.0, FP Unibos Gelar Seminar Digitalisasi Peternakan
Seminar Digitalisasi Peternakan

PUBLIKSATU.CO - Universitas Bosowa (Unibos), Fakultas Pertanian (FP) Unibos menggelar seminar digitalisasi sektor pertanian di Gedung Lestari 45 Unibos, Kamis (11/10/2018). Giat ini juga sebagai rangkaian kegiatan Dies Natalis Unibos Ke-32.

Kegiatan yang dihadiri 700 peserta ini dibuka Rektor Unibos, Prof. Saleh Pallu dengan menghadirkan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Abdul Aziz, MM sebagai Keynote Speaker bersama tiga pemateri lainnya. Termasuk CEO PT Berdikari United Livestock, Moh. Arief Arianto, Managing Director PT Kalla Kakao Industri, Muhammad Amri Arsyid, dan CEO PT. Bantu Ternak Indonesia, Ray Rezky Ananda.

Abdul Aziz menuturkan, ada beberapa manfaat jika industri ternak masyarakat telah dibaurkan dengan teknologi yang berkembang saat ini.

Teknologi ini bertujuan untuk lebih mengefesienkan lahan ternak, dapat lebih mengoptimalkan kesehatan ternak masyarakat, mendorong berkembangnya usaha ternak lebih besar yang mendorong pendapatan lebih tinggi dan meningkatkan kapasitas SDM aparatur peternakan.

“Termasuk menigkatkan populasi dan produksi ternak, dapat menjadi acuan untuk pemberdayaan kelompok ternak agar memanfaatkan teknologi peternakan”, kata Kadis Peternakan dan Kesehatan Prov. Sulsel.

Terkait digitasilasi peternakan, hal tersebut juga diungkapkan oleh CEO PT Berdikari United Livestock, Moh. Arief Arianto.

“Memang digitalisasi ini dibutuhkan untuk meningkatkan bagaimana produksi ternak yang lebih cepat dan efesien. Sehingga Indonesia tidak lagi menjai Negara yang belum maksimal dari segi peternakan. Sekarang masih belum maksimal karena kita lihat masih banyaknya impor ternak. Padahal peternakan kita bisa menjadi peternakan yang besar hanya saja kurang dimanfaatkan. Sekarang jika teknologi ternak sudah ada, maka yang dibutuhkan adalah modal SDA, SDM, minat entrepreneurship dan kreativitas”, katanya.

Dalam kesempatan ini, Rektor Unibos memberikan arahan agar dosen dan mahasiswa memanfaatkn kesempatan ini tidak hanya belajar terkait peternakan, tetapi juga menjadi bekal untuk siap menyongsong perubahan dalam era revolusi industri 4.0.

“semua program terkait peningkatan tri dharma perguruan tinggi pastinya sangat kami perhatikan. Memang sebagai pimpinan saya memiliki visi misi dan tujuan untuk menjadikan Unibos sebagai kampus percontohan. Sekarang kami sudah mulai menangkap peluang-peluang untuk mendorong terwujudnya revolusi industri ini. Salah satunya dengan penerapan system akademik dosen dan mahasiswa yang segalanya telah berbasis online. Kedepan kami ingin menjadi perguruan tinggi yang lebih dulu bergerak sebelum hal tersebut terpikirkan oleh pt lainnya”, ungkap Prof. Saleh Pallu. (***)