Dermaga Feri Pising tak Kunjung Difungsikan, Kinerja Dirjenhub RI Disorot

PUBLIKSATU, BOMBANA - Semangat Direktorat Jenderal Perhubungan (Dirjenhub) RI menyatukan Nusantara melalui penyediaan angkutan penyebrangan menuai kritik dari masyarakat Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara.
Warga kesal. Sebab sudah lama dibangun dermaga feri untuk rute Rumbia ibukota Kabupaten Bombana menuju dermaga Pising Pulau Kabaena. Tapi dermaga itu, hingga kini tidak kunjung difungsikan.
"Ironi sekali ya, dermaganya sudah lama ada. Tapi tidak kunjung difungsikan. Lalu, buat apa dermaga itu. Buat hantu ya?," kritik Andri Ananta, warga Bombana,
Dia mengatakan masyarakat Bombana sudah lama mendambahkan hadirnya rute untuk Rumbia - Pising tersebut. Tapi ironinya, kian dinanti, seolah semakin lama realisasinya.
"Dermaga feri di sana itu, laksana pajangan. Mulanya warga senang, tapi lama-kelamaan jenuh dengan penantian. Ini kan peristiwa miris. Sebab disuguhi dermaga, tapi tidak dijaluri dengan kapal feri. Ini kan lucu dan anomali," sindir Andri Ananta.
Diketahui, dermaga penyebrangan Pising terletak di Kecamatan Kabaena Utara, Pulau Kabaena Kabupaten Bombana. Dermaga ini dibangun untuk menghubungkan antara daratan Sulawesi Tenggara dengan pulau Kabaena lewat rute kapal feri Rumbia - Pising.
Namun pembangunan yang diproyeksi sejak empat tahun lalu itu, hingga kini belum juga digunakan. Alhasil, pembangunan itu menuai kritik dari masyarakat.
Andri Ananta yang juga politisi asal PPP ini menyayangkan lambannya antisipasi dari pihak Dirjen Hub RI. Dia juga mengkritik janji manis dari Dinas Perhubungan Sulawesi Tenggara.
"Promosinya hebat. Dulu, statemen di media, katanya akan cepat digunakan. Sekarang mana, dan kapan? Warga akan akan terus tagih itu," tutupnya. (Dar)