Berita Terkini
Bombana

Diduga Korupsi, Sejumlah Kadis di Bombana Dilaporkan ke Kejari

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 30 Oktober 2018 03:01 WIB · 2 menit baca
Diduga Korupsi, Sejumlah Kadis di Bombana Dilaporkan ke Kejari
Ilustrasi - Korupsi

PUBLIKSATU, BOMBANA - Sejumlah Pimpinan Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD) lingkup Pemkab Bombana menjadi pihak terlapor di Kejaksaan Negeri (Kejari) Bombana. Para Kepala Dinas (Kadis) itu, diduga melakukan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Dugaan itu diungkapkan Koordinator Hukum Lembaga Pemerhati Pengkaji Hukum (LP2H) Sultra, Muhammad Baidar Maulid. "Laporannya itu sudah masuk di Kejari Bombana. Ada sejumlah nama Kadis yang terlibat di sana," ujar Baidar, Senin 29 Oktober 2019.

Dia menuturkan dugaan kasus korupsi itu, terjadi pada tahun anggaran 2016 - 2017. "Terjadinya itu, pada anggaran tahun lalu dan dua tahun lalu. Dilakukan dengan model yang berbeda-beda, di sejumlah SKPD," paparnya.

Dia menyebutkan, sedikitnya terdapat dua jenis pekerjaan yang ditengarai korupsi itu. Yakni proyek fisik dan pengadaan barang dan jasa. "Macam-macam ya, mulai dari pekerjaan proyek fisik, hingga pengadaan barang dan jasa," tandasnya.

Namun sayang, meski sudah mengendus perkara ini, Baidar masih merahasiakan nama kadis hingga instansi apa saja yang terlibat.

"Nanti ya, yang pasti akan ketahuan juga. Laporannya itu kan sudah di kejaksaan. Jika mereka yang terlapor itu mulai diperiksa satu-satu, semua akan ketahuan," paparnya.

"Makanya kami minta ketegasan dari kejaksaan untuk mengusut laporan itu hingga tuntas. Tidak ada yang kebal hukum di bumi ini, meski dia seorang pejabat," pintanya.

Sementara itu, Kepala Kejari Bombana, Baharuddin melalui Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Bombana, Bustanil N Arifin membenarkan laporan dugaan korupsi di sejumlah SKPD Pemkab Bombana.

Hanya saja, lelaki yang akrab disapa Deden ini, belum bisa menjelaskan SKPD mana saja, yang dilaporkan terduga korupsi itu.

"Iya memang laporannya itu kami sudah terima. Tapi, tunggu saja ya. Yang pasti semua laporan yang masuk itu akan kami tindak tanjuti, " pungkasnya. (Dar)