Inovasi Sosial ala Wawali Baubau

WAKIL Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse mencetuskan inovasi sosial berupa minum sarabba malam hari bersama warga untuk mendengarkan aspirasi.
Suatu terobosan baru bagi seorang pejabat publik di Kota Benteng Terluas di Dunia. Hal tersebut diapresiasi positif Dr Herrie Saksono (Kemendagri) dalam Workshop Inovasi Daerah 2018 yang digelar Balitbang di Lantai II Ruang Rapat Kantor Wali Kota Baubau, Palagimata, Kamis (1/11).
Untuk mengetahui keinginan masyarakat, idealnya seorang pemimpin harus dekat dengan warganya. Tidak hanya mendengar laporan dari staf, tanpa verifikasi yang akibatnya kerap salah dalam mengambil keputusan.
Idealnya fakta empiris yang dijadikan dasar seorang pemimpin dalam mengambil keputusan, bukan fakta psikologis. Jika paradigma ini yang digunakan maka akurasinya tidak meragukan.
Ruang komunikasi yang akan dibuka Wawali Monianse tersebut bisa menjadi sarana untuk memutus sekat dan perbedaan. Baubau harus dibangun dengan kolaborasi semua stakeholder untuk membuat Kota Semerbak melesat jauh.
Momentum hari ke-39 jabatan Tampil Manis sekaligus digagas inovasi sosial oleh Monianse merupakan prestasi tersendiri. Hal tersebut sekaligus obat penawar kekompakan untuk merekatkan semua elemen kota.
Nah, sekarang publik menunggu inovasi sosial Wawali Baubau untuk segera diwujudkan. Dengan demikian antara pemimpin dan masyarakat tak berjarak. Toh pada akhirnya muaranya untuk kemajuan kota.(****)