Berita Terkini
Nasional

Puslabfor Periksa Bahan Peledak pada Sampel Kecelakaan Lion Air JT610

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Sabtu, 3 November 2018 01:24 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Puslabfor Periksa Bahan Peledak pada Sampel Kecelakaan Lion Air JT610

PUBLIKSATU, JAKARTA - Penyebab kecelakaan pesawat Lion Air JT610 masih menyisahkan misteri. Hingga kini Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri terus melakukan penyelidikan guna membongkar 'dalang' yang menewaskan penumpang pesawat itu.

Menurut mengambil Kepala Bidang Balistik, Metalurgi Forensik Puslabfor Polri Kombes Ulung Kanjaya, pihaknya tidak hanya terfokus pda kotak hitam. Tapi juga menyelidiki kemungkinan penyebab lain melalui temuan sejumlah barang di lokasi kejadian.

Misalnya saja, beberapa sampel barang milik korban yang ditemukan dari lokasi jatuhnya Lion Air JT610 di Tanjung Karawang. Menariknya, pengambilan sampel itu juga untuk mengetahui kemungkinan adanya bahan peledak.

"Yang diambil sampel serpihan tas, karena kebanyakan tas (yang ditemukan), sama serpihan non-logam pesawat. Untuk memastikan ada bahan peledak atau enggak," ujar Ulung kepada wartawan di Posko Basarnas JICT II Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (2/11).

Ulung menambahkan, Puslabfor memeriksa hampir semua benda-benda milik korban JT610 yang masih dibiarkan terkumpul di kawasan JICT II. "Semuanya akan diperiksa keseluruhan. Pusatnya kan di kotak hitam, tapi yang di lapangan juga penting," imbuhnya.

Puslabfor telah mengambil sejumlah sampel untuk dimasukkan ke dalam kantong berwarna cokelat. Sampel-sampel itu diperiksa menggunakan alat milik Puslabfor.

Lebih lanjut Ulung mengatakan, Polri akan mengambil alih penyelidikan jika terdapat indikasi atau dugaan jatuhnya pesawat Lion Air JT610 di perairan Karawang akibat sabotase memakai bahan peledak. "Nanti kalau diduga ada pidana, larinya ke Puslabfor, polisi langsung ambil alih," ucap Ulung.(dik/JPC)

Bagikan