Berita Terkini
Nasional

Berkat Doa Rakyat Indonesia, Tim Penembak TNI-AD Pertahankan Juara Umum AARM

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Senin, 26 November 2018 02:53 WIB · 2 menit baca
Berkat Doa Rakyat Indonesia, Tim Penembak TNI-AD Pertahankan Juara Umum AARM
Tim Penembak TNI-AD

PUBLIKSATU.CO - Dengan tambahan satu medali perak dari cabang lomba Senapan Otomayis (SO) Match 3, kontingen TNI-AD dipastikan menjadi juara Lomba Tembak Asean Armies Rifle Meet (AARM) ke-28 tahun 2018 yang diselenggarakan di Lapangan 400 Terendak Camp, Melaka, Malaysia, Sabtu (24/11/2018).

Sebagaimana diperkirakan oleh Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Candra Wijaya mengatakan, keberhasilan tim TNI AD mempertahankan gelar Juara umum AARM tak lepas dari doa seluruh rakyat Indonesia.

Sebelumnya ia mengatakan bahwa memasuki hari-hari akhir pertandingan semakin kompetitif khususnya pada cabang lomba SO, pistol putra dan senapan.

“Ini terlihat dari hasil akhir, meski kita menguasai namun Thailand, Vietnam ldam Filipina berhasil mendulang emas dalam pertandingan SO, pistol putra dan senapan” ulas Candra.

“Bahkan tadi pagi (Sabtu, 24/11/2018), tim Senapan tidak dapat menambah medali, dikalahkan Myanmar di perempat final dan yang juaranya adalah Thailand,” imbuhnya .

Dengan tambahan medali perak di hari ke-7 maka Indonesia menutup rangkaian kejuaraan bergengsi ini dengan 9 trofi, 32 emas, 14 perak dan 10 perunggu.

“Capaian ini luar biasa, selain memecahkan rekor tahun sebelumnya, juga akan sulit dicapai pada tahun yang akan datang,”ungkap Candra

Diketahu, Indonesia pertama kali memgikuti AARM pada tahun 1991 dan hingga 2017 telah 12 kali menjadi Juara Umum, dengan pencapaian medali terbanyak yaitu 31 medali emas pada tahun 2017 di Singapura.

”Dengan mengucapkan syukur kepada Allah SWT dan berkat doa seluruh rakyat Indonesia, kontingen TNI AD berhasil mempertahankan kehormatan dan kebanggaan sebagai juara AARM tahun ini. Ini penting, dengan berbekal senjata dan munisi dari PT Pindad, kontingen berhasil membuktikan kepada dunia. Kita tidak hanya mandiri namun juga kompetitif dan berprestasi,” tegas Candra.

Perlu diketahui, para atlet tembak Indonesia yang berlaga di AARM ke 28 Tahun 2018 ini telah mengikuti seleksi secara ketat selama tujuh bulan, yaitu mulai awal Februari sampai dengan September 2018.

Untuk jadwal, Minggu (25/11/2018) yaitu waktu cadangan yang disiapkan panitia apabila ada waktu lomba yang tertunda dan selanjutnya akan dilaksanakan upacara penutupan pada Selasa (27/11/018) di Lapbak Camp Terendak 400 M Melaka, Malaysia. (Cro1)

Berikut klasemen sementara AARM 2018 secara lengkap hingga hari ketujuh :

1.Indonesia (9 Trophy, 32 Emas, 14 Perak, 10 Perunggu

2.Thailand (3 Trophy, 7 Emas, 24 Perak, 9 Perunggu)

3.Vietnam (2 Trophy, 2 Emas 2 Perunggu)

4.Myanmar (1 Trophy, 2 Emas,1 Perak, 1 Perunggu)

5.Filipina (2 Emas, 4 Perak, 13 Perunggu).

6.Malaysia (1 Perak, 7 Perunggu)

7.Brunei (1 Perak, 1 Perunggu)

8.Singapura (1 Perunggu)

9.Laos (1 Perunggu)

10.Kamboja ( – )