Dana Kelurahan Segera Dikucurkan Rp 3 Triliun, Wawali Baubau : Alhamdulillah

PUBLIKSATU, BAUBAU - Program dana kelurahan nampaknya segera terwujud dan akan dikucurkan pada 2019 mendatang. Rencananya dana yang akan digelontorkan tersebut berkisar Rp 3 triliun kepada 8.000 kelurahan.
Hal ini disampaikan Wakil Wali (Wawali) Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse saat menerima kunjungan kerja Anggota Komisi I DPD RI, H Muhammad Yasin Welson Lajaha di aula kantor Wali Kota Baubau, Selasa (4/12/18). Dalam Kunker itu Welson menyosialisasikan serta menyerap aspirasi daerah tentang pelaksanaan program dana kelurahan tahun 2019.
Kata Monianse, sementara dana desa yang sudah dikucurkan pemerintah pusat sejak tahun 2015 dengan alokasi sekitar Rp 20 triliun bertambah di tahun 2016 sekitar Rp 40 triliun. Dan di tahun 2017 dan 2018 kurang lebih Rp 60 triliun.
"Dan Alhamdulillah di tahun 2019 nanti ada kurang lebih Rp 73 triliun. Rp 70 triliun untuk dana desa dan Rp 3 triliun untuk kelurahan," kata Monianse.
Terkait program dana kelurahan ini Monianse mengatakan, sejumlah kepala daerah di Indonesia diundang oleh Menteri Dalam Negeri beberapa waktu lalu.
"Sebagai informasi, kemarin kami dikumpulkan oleh Pak Menteri Dalam Negeri, beberapa kepala daerah dipanggil khusus untuk memberikan penyampaian. Utamanya di Kota Baubau," ungkapnya.
Lanjut ia, dana Rp 3 triliun tersebut nantinya akan dibagi kepada kurang lebih 8.000 kelurahan di Indonesia. Sementara Rp 70 triliun dibagi kepada 240.000 desa di Indonesia.
"Dari sisi jumlah saja sudah beda. Kemudian dari sisi luas wilayah, desa lebih luas dari pada kelurahan, tetapi jumlah pemilih penduduk lebih besar kelurahan," cetusnya.
Olehnya itu, Pemkot Baubau sangat bersyukur atas kunker Anggota DPD RI untuk bisa memberikan penjelasan secara utuh tentang program dana kelurahan.
"harapannya dengan pemberian informasi yang utuh kita bisa memahami dan persoalan ini tidak lagi menjadi polemik," terangnya.
Dengan dikucurkannya dana kelurahan yang akan dilaksanakan di tahun 2019 tersebut, maka setiap kelurahan akan mendapatkan kurang lebih Rp 360 juta. (Cro1)