Berita Terkini
Nasional

Golkar Minta Dirut BUMN Wajib Diisi Profesional

Oleh Redaksi Publiksatu / Heri · Rabu, 5 Desember 2018 19:54 WIB · 1 menit baca
Golkar Minta Dirut BUMN Wajib Diisi Profesional
Diskusi terkait pengelolaan BUMN

PUBLIKSATU, Partai pendukung pemerintah tidak menampik terdapat ada beberapa direktur utama di perusahaan BUMN yang sebenarnya tidak layak menduduki posisi itu.

Politisi muda Partai Golkar Adi Baiquni mengkritisi dipilihnya beberapa direksi BUMN yang bukan berdasarkan atas keahliannya.

"Saya setuju kalau komisaris BUMN jangan sampai dari jurusan kimia pekerjaannya itu urusi tol. Atau pekerjannya apa, lulusannya apa," katanya dalam diskusi bertajuk 'Pengelolaan BUMN di Era Pemerintahan Joko Widodo' di Kawasan Kuningan, Jakarta, Selasa (4/12).

Baiquni mengungkapkan hal itu menanggapi kritik Ketua Umum Serikat Pekerja BUMN Bersatu Arief Poyuono yang mengatakan adanya beberapa dirut BUMN tidak kompeten di bidangnya. Mereka yang kebanyakan aktivis itu dipilih hanya karena politik balas budi yang dilakukan Presiden Jokowi.

Semestinya, menurut Baiquni, seorang dirut BUMN dipilih karena profesionalitasnya, bukan karena hubungan kedekatan atau lobi politik.

"Saya kira ini sangat profesional ini sangat penting menjadi catatan ke depan bahwa kalau insya Allah 10 tahun Pak Jokowi memimpin saya kira ini sangat penting dilaksanakan. Terutama dalam mempersiapkan sumber daya dalam mewujudkan Nawacita," jelasnya. (int)