Berita Terkini
Internasional

Bullying Teman, Bocah 10 Tahun Ini Dihukum Ayahnya Jalan Kaki 5 Mil ke Sekolah

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Senin, 10 Desember 2018 16:09 WIB · 2 menit baca
Bullying Teman, Bocah 10 Tahun Ini Dihukum Ayahnya Jalan Kaki 5 Mil ke Sekolah
Ilustrasi bullying

PUBLIKSATU, Seorang ayah dari Bowling Green, Ohio, AS tidak senang karena putrinya yang berusia 10 tahun melakukan bullying atau perundungan terhadap seorang teman sekolahnya. Dilansir dari The Star Online pada Jumat (7/12), Sang Ayah yang bernama Matt Cox mengunggah video saat dia menghukum putrinya dengan berjalan kaki sekolah via Facebook dengan dia mengikutinya dengan mobil dari belakang.

Video ini menjadi viral. Dalam video tersebut, ia menceritakan bahwa putrinya telah dikeluarkan dari bus sekolah untuk kedua kalinya tahun ini karena melakukan perundungan pada siswa lain. "Jumat, ketika putri saya membawa pulang dokumennya untuk penangguhan busnya, dia meminta saya mengantarnya ke sekolah. Namun seperti yang Anda lihat pagi ini, ia akan belajar dari kesalahannya,” ucap Cox.

Banyak anak-anak hari ini merasa bahwa hal-hal yang orangtua mereka lakukan untuk mereka adalah hak mereka dan bukan hak istimewa, seperti orangtua mengantar anak-anak mereka ke sekolah di pagi hari atau bahkan naik bus ke sekolah di pagi hari.

Putrinya berjalan lima mil dalam cuaca panas mencapai 36 derajat ke sekolah, pelajaran yang mungkin terlalu keras untuk pandangan beberapa orangtua. Tetapi bagi Cox, itulah yang menurutnya tepat untuk mengajari putrinya dan menghentikannya untuk menjadi tukang bullying.

“Saya tahu banyak dari Anda, para orangtua tidak akan setuju dengan ini, tetapi itu tidak apa-apa karena saya melakukan apa yang menurut saya tepat untuk mengajarkan anak saya pelajaran dan untuk menghentikannya dari pelaku perundungan,” ujarnya.

Di akhir videonya, ia memberi tahu anak-anak bahwa mereka harus memahami bahwa bullying tidak dapat diterima dan tidak akan ditoleransi di mana-mana. Cox akhirnya memperbarui statusnya di kemudian hari dan menceritakan kepada semua orang bahwa putrinya telah mendapatkan pelajaran dan tetap kembali ceria seperti semula.

(ina/JPC