Nataru, Stok BBM di Jalur Tol dan Tempat Wisata Ditambah

PUBLIKSATU, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral berencana menambah pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya di jalur tol dan tempat wisata yang diprediksi padat kunjungan selama libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019. Penambahan yang dilakukan sekitar 7-8 persen dari pasokan normal, seperti tahun-tahun sebelumnya.
Hal itu diungkapkan oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan, sewaktu berkunjung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Kaliurang, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ), Rabu (12/12) malam.
"Wisata dan jalur tol saja yang kemungkinan akan ditambah. Jumlahnya tergantung wilayah. Biasanya nambah, tahun lalu sekitar 7-8 persen," kata Jonan.
Lokasi khusus yang akan ditambah stoknya, yakni di jalur tol atau pintu masuk dan keluar. Semisal di Tol Trans Jawa, yang pembangunannya sudah selesai pastinya banyak orang yang ingin mencoba memakainya. "Banyak orang yang ingin bepergian selama libur Nataru melalui jalan Tol Trans Jawa," katanya.
Selain jalur tol, prioritas kedua adalah wilayah yang secara historis akan dipadati wisatawan. Semisal Provinsi DIJ, Bali, dan Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT). "Labuan Bajo apa, mungkin avtur. Karena pasokan pesawatnya mungkin akan tambah. Koordinasinya nanti dengan kementerian perhubungan," ucapnya.
Selain avtur, juga pastinya BBM berbasis bensin seperti Premium. Kemudian juga Pertamax, Pertamax Plus, dan sebagainya.
(dho/JPC)