Baubau Dapat Bantuan Lima Unit Bus, Hado: Itu Bentuk Realisasi Presiden

PUBLIKSATU, BAUBAU - Jelang akhir tahun Kota Baubau menerima lima unit Bus Tapid Transit (BRT) bantuan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi yang diwakili oleh Kepala Dinas Perhubungan Sultra, Ir H Hado Hasina MT kepada Wali Kota Baubau, Dr H AS Tamrin MH yang disaksikan langsung perwakilan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia di Kantor Wali Kota Baubau, Kamis (20/12/18).
Usai penyerahan wali kota bersama jajaran teras Pemkot Baubau dan Kepala Dinas Perhubungan Sultra juga perwakilan Kementerian Perhubungan langsung melakukan uji coba bus bantuan dari Kantor Wali Kota Baubau menuju halte BRT Kawalingka Lipu.
Nantinya bus BRT akan menjadi sarana angkutan massal dari Warumosio menuju pusat kota, di mana sebelumnya Pemprov Sultra telah membangun beberapa halte BRT di Kota Baubau.
"Di tahap pertama ini kita harapkan dia angkut dulu masal dari Warumusio singgah di halte dan tidak boleh keluar dari jalur yang sudah ditentukan," kata Kepala Dishub Sultra, Ir Hado Hasina MT.
Lanjut Hado mengatakan, Dinas Perhubungan Provinsi Sultra nantinya akan mengeluarkan izin bagi bus dengan lintasan Baubau-Buton selatan.
"Sementara untuk menuju ke Busel nanti saya kasih izin dari provinsi," ujarnya.
Hado berharap bantuan dari kementerian perhubungan tersebut dapat bertambah lagi jumlahnya.
"Itu dalam bentuk realisasi bantuan presiden. Kita berharap itu bukan hanya sepuluh, bisa dua puluh bahkan lima puluh. Tapi harus dipastikan dulu bahwa rakyat menikmati angkutan bus tersebut," cetusnya.
Lima bus itu nantinya akan memperkuat trayek BRT yang sudah ada saat ini.
Hado berharap Pemkot Baubau juga dapat membangun halte serupa guna menjangkau kompleks perumahan di Palagimata yang mengalami kesulitan dalam mencari mobil angkutan umum. Sehingga tidak semua angkutan luar kota tidak memasuki pusat kota.
"Karena bukan hanya jalur itu nanti, mungkin nanti ada satu dari perumahan di atas sini (Palagimata), untuk melayani perumahan di atas ini, sampai ke Warumusio dan dari perumahan ke pasar. Anggkutan massal namanya. Kalau angkutan massal sudah ok," terang mantan Pj Wali Kota Baubau itu. (Cro1)
SIMAK VIDEONYA, JANGAN LUPA SUBSCRIBE!
https://youtu.be/lLVrzI9Wdg8