Berita Terkini
Nasional

Nataru, Volume Kendaraan di Semarang Meroket Lebih 100 Persen

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Senin, 31 Desember 2018 05:10 WIB · 2 menit baca
Nataru, Volume Kendaraan di Semarang Meroket Lebih 100 Persen
ILUSTRASI: Volume kendaraan di Kota Semarang meningkat pesat selama masa liburan Natal dan Tahun Baru ini

PUBLIKSATU, Volume kendaraan di Kota Semarang meningkat pesat selama masa liburan Natal dan Tahun Baru ini. Bahkan, peningkatannya diklaim mencapai seratus persen.

Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yuswanto Ardi menyebut, kenaikan volume kendaraan mulai terasa saat dimulainya musim angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) pada 20 Desember 2018 kemarin. Menciptakan kepadatan lalu lintas yang katanya terjadi setiap momen.

"Peningkatan sangat drastis menurut saya. Boleh dikatakan kepadatan ini terlihat setiap waktu. Saya prediksi peningkatannya lebih dari 100 persen," katanya melalui sambungan telepon Minggu (30/12).

Ruas jalanan yang biasanya lengang, kini selalu penuh dengan kendaraan. Katakanlah Jalan Gajahmada, kawasan Ahmad Yani pun tak jauh berbeda. "Apalagi Jalan Pandanaran," tambahnya.

Kendaraan yang memenuhi ruas jalan ini, lanjut Ardi, asalnya tak cuma dari Semarang saja. Menurut pantauannya, banyak pula mobil maupun motor berpelat luar kota mengaspal di jalanan Kota Lunpia. Dari provinsi lain pun ada.

"Saya melihat jumlahnya imbang, antara kendaraan plat Semarang maupun luar kota. Bahkan, plat Jakarta sangat banyak jumlahnya yang berlalu-lalang. Ini mungkin ekses dari dibukanya Tol Trans Jawa," imbuhnya.

Ardi mengimbau para warga memaklumi kondisi ini, mengingat sekarang ini masih periode libur panjang. Situasi macam ini, pihaknya perkirakan bakal berlangsung sampai tanggal 1 Januari 2019 besok. Namun, Kasatlantas memastikan jika Satlantas Polrestabes Semarang tak akan mengalihkan pandangan pengawasan sedikitpun untuk keberlancaran lalu lintas.

"Arus mulai normal lagi setelah tanggal 1 (Januari). Dan untuk akses menuju dan dari luar kota di Gerbang Tol Banyumanik maupun Kalikangung, kita akan lakukan fokus pengamanan mulai tanggal 1 siang sampai malamnya,” pungkasnya.

(gul/JPC)