Berita Terkini
Nasional

Tawuran Warga Pecah di Manggarai, KRL Sempat Terganggu

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Kamis, 5 September 2019 04:27 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Tawuran Warga Pecah di Manggarai, KRL Sempat Terganggu

PUBLIKSATU, Tawuran warga kembali terjadi di Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu (4/9) sore WIB. Kerusuhan kali ini melibatkan warga Magazen Manggarai Selatan, Jakarta Selatan dengan warga Menteng Tenggulun, Jakarta Pusat.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Bastoni Purnama, mengatakan, tawuran pecah sekitar pukul 16.41 WIB. Warga Magazen tiba-tiba datang menyerang melewati Stasiun Manggarai menggunakan petasan dan batu. Akibatnya, tawuran di atas jalur kereta api Stasiun Manggarai tak terbendung.

“Pada saat para unsur Muspika dan Muspikel hendak mengadakan pertemuan di JPO Jayakarta Menteng Tenggulun, tiba-tiba warga dari Magazen kelurahan Manggarai Selatan menyerang lewat Stasiun Manggarai,” kata Bastoni saat dikonfirmasi, Rabu (4/9).

Setelah sekitar 30 menit, tawuran di atas rel kereta api dapat dihentikan dengan tembakan gas air mata oleh petugas dari Polsek Metro Menteng. Warga bisa didorong untuk kembali ke rumah mereka. Namun, pada pukul 17.07 WIB tawuran kembali pecah di JPO Jayakarta. Hingga akhirnya Polsek Metro Menteng dibantu anggota Koramil 01 Menteng memukul mundur massa. “Massa didorong kembali ke wilayah masing-masing,” imbuh Bastoni.

Tawuran dipastikan selesai pukul 17.40 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materil dalam peristiwa ini. Namun, guna mencegah tawuran susulan, petugas masih disiagakan di lokasi.

Tawuran tersebut mengakibatkan terganggunya perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) hampir 1 jam lamanya. Terhitung pukul 17.24 WIB kereta baru bisa melintas di Stasiun Manggarai.

“Namun dampak dari kendala perjalanan sebelumnya, saat ini terjadi antrean KRL yang akan berangkat maupun tiba di Stasiun Manggarai,” kata VP Corporate Communication PT KCI, Anne Purba.

Sementara itu terkait informasi di media sosial yang menyebutkan kendala perjalanan ini karena gangguan teknis KRL, dipastikan tidak benar. Saat tawuran berlangsung, terdapat rangkaian kereta yang terhenti didekat lokasi tawuran. Sehingga KRL terkena lemparan benda asing di bagian power suplai kompresor bertegangan tinggi. Akibatnya menimbulkan percikan api.

“Petugas kemudian dengan sigap memadamkannya. Namun, kereta tersebut telah melanjutkan perjalanan ke Dipo Bukit Duri untuk pemeriksaan teknis,” tukas Anne.

Dampak dari peristiwa ini juga mengakibatkan kepadatan penumpang di sejumlah stasiun. Untuk itu PT KCI mengimbau kepada seluruh pengguna jasa untuk tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan selama menggunakan KRL dengan tidak berdesakan saat naik maupun turun kereta. (JP)

Bagikan