Besok PDAM Terhenti, 60 Ribu Warga Surabaya Siap-Siap Tampung Air

PUBLIKSATU, Pengerjaan basement alun-alun kompleks Balai Pemuda tak hanya memunculkan kepadatan di beberapa titik jalan. Namun, juga berdampak pada pelanggan PDAM Surya Sembada. Saat PDAM memasang pipa di area proyek tersebut, terjadi gangguan aliran air minimal dua hari.
Berdasar data PDAM Surya Sembada, setidaknya ada 60 ribu pelanggan yang terdampak. Yakni, yang lokasinya di Jalan Raya Darmo, Yos Sudarso, Nias, Ambengan, Undaan, Pegirian, Wonosari, Wonokusumo, dan Ujung.
Manajer Senior Perbaikan PDAM Surya Sembada Surabaya Nanang Widiatmoko mengatakan, pemasangan pipa dimulai Jumat (6/9) pukul 15.00. Selama pemasangan, aliran air PDAM di beberapa wilayah akan terhenti. ”Untuk wilayah yang dekat dengan pemasangan pipa, air mati pada tanggal 6-7,” jelasnya. Untuk beberapa wilayah yang lokasinya jauh dari pipa, aliran air akan terganggu hingga Minggu (8/9). Sebab, setelah pemasangan pipa, ada proses normalisasi jaringan.
Yang terdampak pemasangan pipa sepanjang 75 meter itu adalah 10 persen dari total pelanggan PDAM. Artinya, ada 60 ribu pelanggan yang jaringan airnya mengalami gangguan. Untuk itu, Nanang menyarankan agar pelanggan PDAM melakukan langkah antisipasi. ”Salah satunya menampung air di bak sebagai langkah cadangan selama jaringan air terganggu,” paparnya.
-
PDAM juga memberikan layanan khusus selama terganggunya aliran air. Salah satunya menyiapkan tandon air yang bisa dimanfaatkan pelanggan secara gratis. ”Kami akan kirimkan lewat truk berkapasitas 5 ribu liter air,” jelasnya. Untuk pelanggan di rumah, Nanang mengatakan bahwa layanan permintaan pengiriman air harus secara kolektif. ”Agar pelayanan pengiriman air bisa efektif,” lanjutnya.
Nanang mengatakan, pemasangan jaringan itu menyesuaikan dengan basement yang sedang dibangun saat ini. Jaringan pipa PDAM dipasang agar kondisinya tetap aman setelah proyek tersebut dikerjakan.
Kabid Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP CKTR) Iman Krestian mengatakan, saat ini alat bor mulai dipasang. Persiapan pemasangan berlangsung dua hari setelah Jalan Yos Sudarso ditutup total.
”Mulai besok (hari ini, Red) akan dilakukan pengeboran,” terangnya. Setelah pengeboran, proses konstruksi basement sisi atas dilanjutkan. ”Dengan begitu, penutupan Jalan Yos Sudarso tidak memakan waktu semakin panjang,” paparnya. Sesuai dengan perencanaan, jalan ditutup hingga enam bulan ke depan. (JP)