Kasus Pembunuhan di Hotel Malibu, Dua Tersangka Ditangkap
Bagikan

BAUBAU - Akhirnya polisi berhasil menangkap dua pelaku pembunuhan di lingkungan Hotel Malibu pada, Minggu (22/9). Dari tiga yang diduga pelaku penganiayaan hingga menghilangkan nyawa Tandiwijaya (31) baru dua yang ditangkap. Sementara satu terduga lainnya hingga kemarin masih buron.
Dua terduga pelaku pembunuhan yang ditangkap tersebut, yakni pria berinisial AL (27) dan LD (40). Keduanya kini telah diamankan di Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Baubau.
Informasi yang himpun koran ini, motif pembunuhan tersebut adanya utang mengutang. Pelaku mendatangi rumah korban dengan tujuan untuk menagih utang. Namun hari pertama pelaku tiba di rumah korban, korban tida berada di kediamannya.
Hari berikutnya, pelaku datang lagi ke rumah korban dan kali ini sudah ada korban di depan rumahnya. Tiba-tiba pelaku langsung mendatangi korban yang sedang duduk-duduk di rumahnya. Korban dipukuli beberapa kali oleh pelaku dan hingga korban menghembuskan nafas terakhirnya akibat terkena tusukan senjata tajam.
Meskipun begitu, sesama pelaku sudah saling mengingatkan agar tidak memukul lagi korban karena sudah bersimbah darah.
Atas perbuatan tersangka didakwa pasal 351 ayat 3 KUHP jo pasal 55 tentang penganiayaan tentang hilangnya nyawa dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun.
Seperti diberitakan sebelumnya, Saat itu, aparat sedang olah TKP di mobil yang terparkir di belakang bangunan hotel yang berlokasi depan Dinas Damkar itu. Minibus Daihatsu Sigra dengan nomor polisi DT 1351 EG tersebut diduga ditinggal kabur oleh pelaku lantaran ban kanan tertanam.
Dikonfirmasi, Kapolsek Wolio, AKP Bahtiar membenarkan insiden di sekitar bangunan hotel Malibu tersebut. “Kita belum sempat menelusuri jauh, karena jenazah korban sudah dilarikan keluarga ke rumah sakit,” ungkap Bahtiar di TKP.
Kendati begitu, kata perwira tiga balak ini mengakui pihaknya sudah mendapatkan sejumlah bukti kuat terjadi pembunuhan di TKP. “Kita temukan percikan darah,” imbuhnya.
Selain darah, beber dia, ada pula minibus yang tertingggal di belakang hotel diduga menjadi kendaraan yang digunakan pelaku untuk mendatangi korban. Sebab, menurut sejumlah saksi, mobil itu sempat terlihat digunakan oleh pelaku.
“Kita belum bisa menduga-duga lebih jauh. Kita juga belum dapat menyimpulkan kronologis kejadian secara detail,” pungkas Bahtiar. (m2)