Berita Terkini
Nasional

Berkontribusi untuk Bangsa: Memotivasi Pemuda dengan Salawatan

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Minggu, 6 Oktober 2019 01:44 WIB · 2 menit baca
Berkontribusi untuk Bangsa: Memotivasi Pemuda dengan Salawatan

PUBLIKSATU, Merangsang pemuda untuk berbuat aktif untuk bangsa dan negara dapat dilakukan dengan beragam cara. Sepanjang kegiatan itu memiliki nilai positif.

Seperti KH Asrorun Ni’am Sholeh yang mendorong pemuda berkegiatan positif melalui kegiatan salawatan. Kegiatan itu dikemas dengan Pemuda Shalawatan. Atas kiprahnya yang sudah berlangsung sejak beberapa tahun belakangan, membuat dirinya didaulat sebagai Cendikiawan Muda Inspiratif dari UIN Walisongo Semarang. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Rektor UIN Walisongo Prof Dr Imam Taufiq di Semarang, Jumat(4/10).

Menurut Imam Taufiq, Niam merupakan salah satu tokoh muda yang tak kenal lelah mendorong para pemuda untuk terus berkarya dan menempah diri menjadi pemuda yang berkualitas. Baik secara intelektual maupun spiritualias, melalui berbagai program. Salah satu programnya dengan menginisiasi pemuda salawatan.

Sementara itu, Asrorun Ni’am berpendapat, setiap insan di negara ini memiliki kewajiban berkontribusi kepada bangsa dan negara. Baginya mendorong anak muda Indonesia untuk mau berkarya adalah satu cara berkontribusi.

Asrorun menambahkan bahwa memberdayakan pemuda adalah keniscayaan bagi Indonesia. Karena itu, ekspresi mereka dalam berkreasi dan berkarya harus terus didorong. Tanpa itu, Indonesia akan menjadi negara yang lemah.

Lebih lanjut dikatakan Niam, kegiatan Pemuda salawatan merupakan bagian dari upaya Kemenpora untuk mencanangkan Oktober sebagai Bulan Pemuda. “Para pemuda harus diajak kembali mengenang Oktober 1928 silam. Ketika itu beberapa pemuda mencuatkan gelora persatuan Indonesia melalui Sumpah Pemuda,” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama Founder Indonesia Youth Forum Muhammad Abdul Idris, mengaku bangga kegiatan Pemuda Shalawatan dalam rangka menyongsong Hari Sumpah Pemuda yang ke-91. Harapannya ini bisa menjadi awal menggelorakan semangat Hari Sumpah Pemuda. (JP)