Ditabrak Dump Truk, Dua Pengendara Motor Tewas Seketika
Bagikan

PUBLIKSATU, GRESIK - Jalan Raya Pantura Daendels Gresik kembali memakan dua korban jiwa sekaligus. Dua pengendara motor Honda Beat warna merah nopol S 5955 MQ atas nama Faisol Amin, 35 , warga Desa Simbatan RT 1 RW 5, Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan dan Afifatun, 55, warga Dusun Jerangan RT 11 RW 03, Desa Mojopurogede, Kecamatan Bungah, tewas di Jalan Raya Desa Betoyo, Manyar, usai kendaraannya ditabrak dump truk.
Korban ditabrak dump truk nopol DN 8994 TU yang dikemudikan Muhammad Zainuddin, setelah menghindari gerobak motor Tossa yang bannya meletus di tengah jalan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) tersebut berawal saat korban Faisol Amin yang mengendarai motor berboncengan dengan Afifatun berjalan dari arah utara ke selatan.
Sementara dump truk nopol DN 8994 TU berjalan dari arah sebaliknya. Namun, saat memasuki Jalan Raya Desa Betoyo Manyar, di depan dump truk tiba-tiba ada gerobak motor Tosa yang bannya meletus dan oleng.
Saat oleng, Zainuddin berusaha menghindari motor gerobak yang bannya meletus. Sewaktu menghindar ke kanan, bersamaan dengan itu muncul motor nopol S 5955 MO. Sehingga, tabrakan tak bisa dihindari. Korban tewas bersama yang dibonceng di TKP.
Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Yossy Eka Prasetya mengatakan, pengendara yang berboncengan yang menjadi korban berdasarkan data di TKP sudah berada di jalur yang benar. Namun, karena jaraknya terlalu dekat sehingga tabrakan tak bisa dihindari.
“Korban meninggal di TKP karena kedua korban laka mengalami luka parah di bagian kepalanya. Kedua korban laka langsung dibawa ke kamar Jenazah RS Ibnusina," katanya.
Diakui, laka lantas di Jalur Pantura Daendels kerap kali terjadi. Pasalnya, jalur nasional tersebut arus lalu lintasnya sangat padat, baik kendaraan roda dua, empat maupun maupun truk dengan ukurang besar.
"Saya menghimbau seluruh pengendara berhati-hati dan selalu memperhatikan rambu-rambu lalu lintas," imbuhnya. (radarsurabaya/jp)