Berita Terkini
Olahraga

KOI Berpikir Keras Selesaikan Problem Anggaran SEA Games 2019

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Selasa, 29 Oktober 2019 23:02 WIB · 2 menit baca
KOI Berpikir Keras Selesaikan Problem Anggaran SEA Games 2019

PUBLIKSATU, Komite Olimpiade Indonesia (KOI) juga berpikir keras untuk menyelesaikan problem anggaran kontingen SEA Games 2019. Saat ini dana yang dibutuhkan mencapai Rp 64 miliar. Digunakan untuk segala kebutuhan 773 atlet dari 49 cabor. Jika kuota ofisial maksimal 10 persen, ada kemungkinan total kontingen berjumlah 1.276 orang. Padahal, dana dari pemerintah hanya Rp 47 miliar.

Pihak KOI, chief de mission (CdM), dan Kemenpora melakukan rapat untuk membahas hal tersebut kemarin. Hasilnya, Kemenpora mencoba merivisi (baca: menambah) anggaran. Hanya, belum diputuskan jumlahnya.

’’Anggaran direvisi, tapi masih sesuai koridor,’’ kata Chief de Mission Harry Warganegara Harun di kantor Kemenpora, Senayan, kemarin. ’’Artinya, dari pos-pos yang tidak terpakai, akan dicoba untuk menambah (anggaran SEA Games). Lalu, akan dianalisis pos mana saja yang anggarannya bisa digeser,’’ lanjut dia.

Harry menjelaskan, pergeseran anggaran tersebut tidak perlu menunggu persetujuan DPR karena akan makan waktu lama. Namun, dia memastikan bahwa hal itu tetap sesuai koridor.

’’Seperti anggaran deputi. Kalau tidak terpakai, kami geser. Itu revisi approval internal saja. Tapi harus melewati prosedur. Pak Menteri (Zainudin Amali, Red) mengarahkan agar tidak sampai melanggar administrasi,’’ tutur Harry.

Deadline revisi anggaran adalah 31 Oktober. Alias dua hari lagi. Jika tidak berhasil, Harry menyatakan pihaknya menyiapkan kemungkinan terburuk. Yakni, ofisial berangkat dengan mencari sponsor.

’’Di sini cabor tak ada kata setuju dan tidak setuju. Kalau mau berangkat, ya harus gitu. Kalau tak mau, ya tidak usah berangkat,’’ kata Harry. ’’Kami juga sudah ada sponsor. Jadi, kalau dapat 25 persen (dari sponsor), cabor tinggal mencari sisanya,’’ tandasnya. (JP)