Berita Terkini
Nasional

Tawuran Lagi di Manggarai, Perjalanan Kereta Terganggu

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Rabu, 30 Oktober 2019 03:52 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Tawuran Lagi di Manggarai, Perjalanan Kereta Terganggu

PUBLIKSATU, Tawuran antar warga kembali pecah di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa (29/10) sore. Tawuran di lokasi ini kerap kali berulang. Dampaknya mengganggu perjalanan kereta rel listrik.

Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa mengatakan, sejumlah perjalan kereta masih terhambat sampai saat ini. Sebab, masih ada massa yang terlibat bentrok di sekitar rel kereta.

“PT KAI Daop 1 memohon maaf atas gangguan perjalanan kereta lintas Jakarta Kota – Manggarai dan sebaliknya dampak adanya tawuran antar warga yang terjadi sejak pukul 18.24 WIB,” kata Eva dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com.

Eva menjelaskan, saat ini pihak pengamanan PT KAI Daop 1 masih melakukan kordinasi dengan pihak kepolisian. Petugas masih fokus untuk mengamankan lokasi agar dapat kembali dilalui kereta, baik KA Jarak Jauh maupun KRL.

“Seluruh pengguna jasa dihimbau untuk tetap mengikuti arahan petugas di lapangan serta utamakan keamanan dan keselamatan selama perjalanan,” imbuhnya.

PT KAI Daop 1 lantas mengimbau agar warga masyarakat tidak melakukan aktivitas disekitar jalur rel sementara waktu. Serta dapat bekerjasama untuk tidak melakukan aksi tawuran disekitar jalur rel yang dapat membahayakan perjalanan kereta dan menghambat pelayanan masyarakat luas.

Ejek-ejekan di Medsos

Sementara itu, Camat Tebet, Jakarta Selatan Dyan Airlangga mengatakan, tawuran dipicu saling ejek di media sosial. “Iya mereka komunikasi lewat media sosial, ejek “apa lu, apa lu”. Awalnya mereka make petasan,” kata Dyan saat dikonfirmasi.

Dyan juga mengatakan, tawuran antar kelompok warga itu sudah beberapa kali terjadi pada hari ini. Menurutnya, bentrok antar warga ini dimulai sejak pukul 17.00 WIB.

“Gua datang jam 5 sampai setengah 6 mereka kumpul. Tetap ada geng di medsos itu yang provokator, terus begitu sampe rumah pas salat magrib ternyata mereka tawuran lagi,” ujarnya.

Hingga kini belum ada keterangan dari pihak kepolisian. Termasuk soal apakah ada yang ditangkap atau jumlah korban jiwa. (JP)

Bagikan