Berita Terkini
Nasional

Dihantam Truk, Bapak-Anak Tewas, Istri Patah Kaki

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Kamis, 31 Oktober 2019 04:26 WIB · 2 menit baca
Dihantam Truk, Bapak-Anak Tewas, Istri Patah Kaki

PUBLIKSATU, Kecelakaan maut terjadi di ruas jalan Singaraja-Amlapura, tepatnya kilometer 6.700 di Banjar Dinas Dalem, Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan, Rabu (30/10) pukul 13.45 Wita. Akibatnya, Made Muliasa, 49 bersama anaknya yang masih berusia 4 tahun bernama Made Ngurah Arta Wiguna tewas. Sedangkan istrinya, Ni Ketut Mertini hingga dirawat intensif RS Kertha Usada.

Laka lantas maut ini bermula saat sepeda motor Honda Vario DK 6386 UAQ yang dikendarai Made Muliasa, warga Desa Tejakula membonceng Ni Ketut Mertini, 38 dan anaknya Made Ngurah Arta Wiguna. Motor tersebut datang dari arah barat menuju ke arah timur.

Saat melintas di TKP, tiba-tiba motor tersebut terlalu mengambil haluan ke kanan tanpa memperhatikan arus lalu lintas. Akibatnya, motor tersebut langsung menabrak bagian depan kanan kendaraan truk tronton N 9832 UC yang dikemudikan Edi Prayitno 50, warga Malang, Jawa Timur (Jatim).

Akibat kejadian itu, Muliasa dan putranya Arta Wiguna mengalami luka berat hingga dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dirawat di RS Kerta Usada. Sedangkan Mertini mengalami patah pada kaki kiri, lecet punggung kaki kiri, luka robek di kepala kanan, bengkak mata kiri, dan masih dirawat intensif di RS Kerta Usada.

"Penyebab kecelakaan lalu lintas diduga karena pengendara kurang hati-hati memperhatikan arah di depannya. Ya, pengendara saat nyalip terlalu ke kanan mengambil haluan," ungkap Kasubbag Polres Buleleng Sumarjaya saat dikonfirmasi melalui telepon, Rabu (30/10) malam.

Terkait kejadian ini, petugas sudah mendatangi lokasi kecelakaan melakukan olah TKP serta meminta keterangan sejumlah saksi. Sedangkan pengemudi truk tronton sudah diamankan di Mapolsek Sawan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Korban meninggal dua orang, Made Muliasa dan Made Ngurah Arta Wiguna, sedangkan istrinya masih menjalani rawat inap akibat luka berat, patah pada kaki kiri, lecet punggung kaki kiri, luka robek pada kepala kanan, bengkak mata kiri," ungkapnya. (baliexpress/jp)