Gibran Jalin Komunikasi dengan Para Petinggi Parpol: Semua Welcome

PUBLIKSATU, Manuver yang dilakukan Gibran kian lincah dan meyakinkan terkait usahanya untuk ikut bertarung dalam konstestasi Pilkada Solo 2020. Tak hanya menemui Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di kediamannya di Jakarta, putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahkan juga telah melakukan komunikasi politik dengan sejumlah petinggi partai politik (parpol) di tingkat pusat.
Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampau. Peribahasa itu cocok disematkan untuk Gibran. Saat datang ke Jakarta untuk menyaksikan langsung pelantikan ayahnya menjadi presiden RI maupun pelantikan menteri beberapa waktu lalu, Gibran rupanya sekaligus menjalankan sejumlah misi.
Seperti diketahui, dalam rangkaian acara pelantikan tersebut banyak petinggi parpol yang datang. Baik itu pelantikan presiden maupun pelantikan menteri. Kesempatan ini dimanfaatkan Gibran untuk bisa menjalin komunikasi. Bahkan, putra sulung Jokowi itu mengakui ada beberapa parpol yang telah mengajak dia berbicara serius soal rencana pencalonan dirinya.
”Ya ada beberapa (parpol di luar PDIP, Red). Ya waktu pelantikan menteri kemarin itu kan saya bertemu dengan beberapa petinggi partai. Insya Allah semua welcome,” ujar Gibran saat ditemui di acara kuliner di salah satu hotel di Solo, Selasa (29/10) malam.
Dihitung dari jumlah kursi di DPRD Kota Surakarta, PDIP memang bisa mengusung calon sendiri tanpa harus berkoalisi. Namun demikian, adanya dukungan dari parpol-parpol lain tentu akan lebih meyakinkan. Apalagi, hingga kini Gibran belum menentukan sosok calon wakil yang akan mendampinginya maju dalam pencalonan Pilkada Solo lewat PDIP.
“Untuk wakil, nanti saja. Waktunya (pilkada, Red) kan masih panjang,” ucap Gibran.
Belakangan muncul wacana dari Partai Gerindra untuk memasangkan Gibran dengan Paundrakarna dalam pencalonan Pilkada Solo. Namun, Gibran masih enggan berkomentar terkait wacana tersebut.
”Ya, itu (memilih bakal calon pendamping, Red) nanti dululah. Belum mendengar isu itu (rencana dipasangakan dengan Paundra, Red), baru dengar ini,” tutur Gibran.
Pundra memang mempunyai rekam jejak di dunia politik. Putra KGPAA Mangkunegoro IX dan Sukmawati Soekarnoputri itu pernah menjadi politisi dan duduk di kursi DPRD Kota Surakarta dari fraksi PDIP. Namun, di tengah jalan cucu Bung Karno itu harus melepas jabatannya sebagai legislator karena kurang aktif dalam kegiatan kedewanan. (radarsolo/jp)