Hujan Mulai Turun, Tanah Longsor Timpa Merajan Warga Selat

PUBLIKSATU, Beberapa wilayah di Klungkung mulai diguyur hujan. Bahkan sudah menimbulkan bencana tanah longsor di Dusun Tangkedan, Desa Selat, Klungkung. Tebing sekitar 15 meter longsor menimpa merajan milik I Komang Sudarta, warga setempat.
Informasi yang dirangkum, longsor terjadi Minggu (3/11) sekitar pukul 03.00. Saat itu hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Sudarta sudah khawatir dengan tebing dekat rumahnya. Ia pun sempat mengecek keluar rumah. Baru akan tidur setelah memastikan kondisi tebing tersebut, ia mendengar suara gemuruh. “Saya dobrak pintu. Ternyata sudah longsor,” tuturnya. Hujan malam itu merupakan yang kedua setelah kemarau panjang. Sehari sebelumnya sempat juga hujan deras. Disebutkannya, tanah longsor merusak pelinggih di merajannya, berikut temboknya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung I Putu Widiada mengungkapkan, begitu mendapat laporan sekitar pukul 07.00, ia langsung bergerak ke lokasi, membantu melakukan pembersihan. Hal itu dilakukan dua kali, yaitu hingga pukul 11.00, kemudian dilanjutkan sore hari, bergotong royong dengan masyarakat setempat. “Selain menimpa merajan, lumpur juga masuk ke halaman rumahnya,” terang Widiada.
Menyikapi mulai turun hujan ini, Widiada mengimbau masyarakat waspada tanah longsor dan pohon tumbang. Ia mengingatkan masyarakat berhati-hati beraktivitas di luar ruangan. “Waktu musim kemarau tanah sampai retak-retak. Setelah musim hujan, rongga itu kemasukan air. Jadi rawan longsor,” ungkap Widiada. (baliexpress/jp)