Berita Terkini
Nasional

Respons Perbankan Dukung Pengembangan 10 Destinasi Wisata Prioritas

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Senin, 4 November 2019 16:38 WIB · 2 menit baca
Respons Perbankan Dukung Pengembangan 10 Destinasi Wisata Prioritas
Ilustrasi papan informasi di Bandara Yogyakarta International Airport (YAI)

PUBLIKSATU, Program unggulan pemerintah mengembangkan 10 destinasi wisata prioritas guna menggenjot penerimaan devisa direspons industri perbankan dengan menggelontorkan kredit. Salah satunya dilakukan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) yang telah mengalokasikan kredit ke sektor ini sekitar 10 persen dari total kredit yang telah disalurkan.

Direktur BTN Mahelan Prabantarikso mengatakan, dukungan perseroan terhadap sektor pariwisata terus meningkat seiring dengan berkembangkan pariwisata.

“Program pariwisata ini kan salah satunya adalah hotel dan ini masuk bagian dari properti. Selain itu, BTN banyak membantu merenovasi dan membantu Kredit Usaha Kecil yang sifatnya membangun UMKM berkaitan dengan pariwisata,” ujar Mahelan usai melepas peserta Tour de Borobudur di Surakarta, Jawa Tengah, Minggu (03/11).

Mahelan menjelaskan, untuk sektor infrastruktur yang terkait dengan periwisata BTN juga telah menyalurkan kredit ke PT Angkasa Pura (AP) I dan AP II mencapai sekitar Rp 2 triliun. Jika bandara tersebut jadi maka akan banyak proyek di daerah sekitar yang bisa dibiayai oleh BTN seperti kredit konstruksi hotel ataupun pembangunan home stay.

Menurut Mahelan, banyak ragam yang bisa dilakukan BTN dalam mendukung sektor pariwisata, salah satunya melalui program KPR Mikro dan KPR ABCG. “Kita sudah banyak membangun daerah-daerah pariwisata dan model-model kolaborasi komunitas dan juga banyak program-progran lain yang telah dilakukan yang tentunya akan mendorong kehidupan masyarakat lebih baik lagi,” tambah dia.

Mengenai kegiatan Tour de Borobudur, Mahelan mengaku dukungan BTN terhadap kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian perseroan terhadap sport tourism. Dengan sport tourism ini harapannya brand awarness BTN tetap kuat.

Ia menuturkan di kawasan Borobudur BTN ikut membangun ekonomi masyarakatnya melalui pendirian Balai Ekonomi Desa (Balkondes) yang membina kerajinan gerabah dan memiliki 12 kamar homestay. “Kami juga berharap bisa mendukung hal serupa di Mandalika dan Labuan Bajo serta daerah wisata lainnya,” katanya.

Tour de Borobudur 2019 yang berlangsung 2-3 November dibagi dalam dua etape. Total ada sekitar 1.700 pebalap dari dalam dan luar negeri meramaikan pesta bersepeda tahunan ini yang juga mengangkat konsep “go green” tersebut. (jp)