Berita Terkini
Internasional

Ketua DPD RI Ajak Negara Anggota MIKTA Jalin Kerja Sama Ekonomi dengan 34 Provinsi di Indonesia

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Minggu, 10 November 2019 02:57 WIB · 3 menit baca
Ketua DPD RI Ajak Negara Anggota MIKTA Jalin Kerja Sama Ekonomi dengan 34 Provinsi di Indonesia

PUBLIKSATU, MEKSIKO - Ketua DPD RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti mengajak negara-negara MIKTA lainnya untuk menjalin kerja sama bisnis, investasi, dan perdagangan dengan lebih dari 500 kabupaten/kota di 34 provinsi Indonesia.

Ajakan itu disampaikan La Nyalla ketika memimpin Sidang Sesi Kedua ketua-ketua parlemen Meksiko, Indonesia, Korea, Turki, Australia (MIKTA) yang diadakan di ibu kota Meksiko, Kamis (7/11/2019).

Dia menjelaskan bahwa di era otonomi daerah sekarang ini ada banyak peluang usaha baru di berbagai daerah di Indonesia yang dapat digarap oleh mitra bisnis di negara-negara MIKTA lainnya.

La Nyalla mengatakan peluang usaha itu termasuk berkolaborasi dengan mitra-mitra Indonesia dengan menggunakan platform teknologi informasi yang menghapus jarak komunikasi antara satu negara dengan negara lainnya.

Ia menjelaskan di Indonesia sekarang berkembang ekonomi kreatif dalam berbagai bentuk dan tingkatannya dan bahkan sektor tradisional pun mulai beralih menggunakan platform digital, termasuk pelaku UMKM yang jumlahnya sudah mencapai lebih dari 62 juta unit.

“Anda dapat berkolaborasi dengan kami di pelbagai bidang ekonomi kreatif termasuk industri kuliner, mode dan kecantikan, perfileman dan animasi, inovasi digital, penyiaran media baru, belanja online, kerajinan tangan, dan berbagai subsektor lainnya dari perekonomian yang berbasis teknologi.

“Bahkan pasar domestik kami termasuk sektor retail kini secara gencar menggunakan platform teknologi sehingga berbagai produk dan jasa sudah ditransaksikan secara online dengan sistem delivery yang cepat.

“Oleh karena itu, sebagai Ketua DPD RI saya juga ingin menggunakan kesempatan ini untuk menyemangati Pemerintah dan Parlemen Meksiko untuk memulai kembali perundingan dagang dan investasi sebagaimana telah diusulkan oleh pemerintah kami pada bulan Mei lalu. Karena volume perdagangan kedua negara kita terlampau kecil jika dibandingkan dengan potensi yang kita miliki,” tegasnya.

“Karena itu saya mengajak saudara-saudara sekalian untuk merenungkan kecenderungan teknologi baru ini yang terus mempercepat pertumbuhan ekonomi digital dalam konteks yang lebih besar yang di dalamnya negara-negara MIKTA berinteraksi satu dengan lainnya.

“Betapa kuatnya kelompok lintas-kawasan ini apabila kita dapat merumuskan cara-cara untuk meningkatkan kolaborasi ekonomi antara sesama anggota MIKTA yang akan bermanfaat bagi penduduk kita yang secara kumulatif berjumlah 550 juta jiwa,” jelas Lanyalla.

“Sekadar memberikan gambaran tentang daya tarik ekonomi kreatif di negeri kami,” ujar Ketua DPD RI.

“Saya ingin mengatakan bahwa belum lama ini sejumlah anak muda dari Indonesia berpartisipasi dalam pameran games elektronik di Amerika Serikat selama 4 hari dan membawa pulang $30 juta dolar. Bayangkan apabila pameran itu berlangsung lebih lama lagi.”

Merangkum volume kerja sama intra-MIKTA, La Nyalla mengatakan meskipun sudah banyak interaksi terjadi di antara negara-negara MIKTA, namun masih terlalu sedikit bila dibanding dengan potensi ekonomi yang kita miliki secara kolektif untuk menjadikan MIKTA sebagai kekuatan lintas-kawasan yang merupakan kelompok negara-negara yang perekonomiannya akan semakin padat teknologi.”

Ia menekankan“DPD RI senantiasa siap untuk mendukung inisiatif-inisiatif kolaborasi baru dari pelaku usaha di negara MIKTA lainnya demi memberdayakan rakyat di semua negara KITA untuk menimba manfaat sebesar-besarnya dari penerapan butir ke-8 Agenda Pembangunan Berkelanjutan itu.”