Berita Terkini
Nasional

Ini Pesan Dari Mendikbud dan Menkominfo untuk Google Indonesia

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Rabu, 20 November 2019 23:06 WIB · 3 menit baca
Ini Pesan Dari Mendikbud dan Menkominfo untuk Google Indonesia
Mendikbud Nadiem Makarim

PUBLIKSATU, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim hadir di acara Google for Indonesia (Google4ID) 2019. Dalam acara pengumuman program Google di Indonesia itu, hadir pula Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny Gerrard Plate.

Mantan bos Gojek itu menyampaikan, ia sangat bersemangat dengan program pendidikan berbasis teknologi. Dengan hal tersebut, dirinya yakin dapat membawa Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia lebih maju dan unggul.

“Kalau mau maju, mungkin kita hanya bisa mengikuti dengan jalur negara lain. Harus ada shortcut, digitalisasi, pendidikan teknologi. Pentingnya bukan teknologinya saja. Itu mispersepsi. Yang lebih penting, teknologi membentuk manusia, meng-enhance yang sebelumnya hanya bisa berkarya di level 1,2. Nanti bisa ke level 5,6,7,” ujarnya di panggung Google4ID di Jakarta, Rabu (20/11).

Nadiem pun yakin SDM Indonesia bisa multiplayer dan berdampak 10 kali lipat. Dia juga menyampaikan tentang membangun teknologi yang user sentris, realtime, dan jujur yang bisa didapatkan dengan kolaborasi.

“Permintaan saya ke Google, tolong jadikan Indonesia prioritas nomor satu di dunia. Jarang ada kabinet yang siap kolaborasi, OKR (objective key result). Kita komit untuk mendukung. Tapi tolong jangan yang kecil-kecil. Program Bangkit awalnya 300, coba kita naikkan jadi 300 ribu,” tegasnya.

Dia juga meminta Google mengubah paradigma atau cara pandangnya terhadap pemerintah. Nadiem meminta Google untuk tidak segan-segan meminta kepada pemerintah apa yang dibutuhkan.

“Paradigma kita adalah enabler untuk ekosistem. Organisasi yang paling efektif, yang bisa dengan sendirinya menciptakan, improvement tugas kompleksnya,” tandasnya.

Senada dengan Nadiem, Johnny G. Plate juga memiliki permintaan khusus untuk Google di Indonesia. Pria yang juga menjabat sebagai Sekjen Partai Nasdem itu meminta Google untuk sama-sama membuat dan dan memastikan data center yang terintegrasi.

“Saya akan bicara dengan negara sahabat untuk memastikan kedaulatan data yang dibuat tidak hanya untuk indoensia dan masyarakat. Tetapi juga manusia. Saya minta Google buat data center di Indonesia,” ucap Johnny.

Adapun permintaannya itu lantaran menurutnya pemerintah punya rencana dan cita-cita untum bikit next indonesia unicorn (Nexticorn). “Pemerintah sungguh-sungguh hadir untuk itu. Kita mendorong sekali, marketplace bisa berkembang dengan baik. Kami ingin memastikan perkembangan dan pembangunan infrastruktur, harus bisa memastikan untuk Indonesia memperkecil disparitas antar manusianya dan wilayahnya,” tukas Johnny.

Seperti sudah kami beritakan sebelumnya, Google4ID sudah mengumumkan tentang program Bangkit. Program tersebut memanfaatkan inisiatif yang ada untuk melatih bakat-bakat teknologi Indonesia seperti Google Developers Kejar dan Digital Talent Scholarships.

Bangkit adalah sebuah program pelatihan yang sangat selektif selama enam bulan untuk membantu membangun SDM developer yang andal. Program gratis ini akan dimulai pada Januari 2020 dan pendaftaran dibuka mulai hari ini di g.co/bangkit.

Selain itu, Google dalam kesempatan tersebut juga mengumumkan kerja samanya dengan Telkom. Adpaun kerja sama Google dengan Telkom mengenai Google Station, yang akan membangun jaringan titik Wi-Fi yang cepat, gratis, dan aman untuk masyarakat Indonesia yang lebih luas. (JP)