Pengamat Motorsport: Alex Marquez Belum Waktunya Masuk Repsol Honda

PUBLIKSATU, Alex Marquez tidak punya waktu untuk berpesta setelah pengumuman menghebohkan itu. Bahwa dia dikontrak Repsol Honda, tim yang menaungi sang kakak, Marc, untuk MotoGP musim depan. Alih-alih merayakan momentum yang indah itu, dia langsung menggeber RC213V dalam uji coba post-season di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia.
Hasilnya langsung terlihat. Motor MotoGP sangat-sangat jauh berbeda dengan tunggangan dia sebelumnya di Marc VDS. Apalagi, ini Honda. Motor yang super-tricky. Bahkan, mantan juara dunia Jorge Lorenzo pun kesulitan. Nah, kemarin Alex merasakannya sendiri. Baru delapan lap mengaspal, juara dunia Moto2 tersebut terjatuh di tikungan 10.
Alex yang mengenakan race suit serbahitam tidak cedera. Tetapi, insiden itu mengakibatkan kerusakan signifikan terhadap motor Honda RCV spesifikasi 2019 tersebut. Alhasil, di sesi awal, pembalap 23 tahun itu mencatat hasil yang tidak bagus. Dia berada di posisi paling buncit dengan catatan 1 menit 35,422 detik.
Tak lama kemudian, dia kembali turun ke trek. Alex berkesempatan menjajal beberapa motor kemarin. Termasuk milik rider LCR Honda Cal Crutchlow. Seiring waktu, setelah melahap 26 lap, catatan Alex pelan-pelan naik. Hingga uji coba menyisakan dua jam, dia sudah mencatatkan waktu 1 menit 33,168 detik. Dan di akhir uji coba hari pertama kemarin, dia membukukan waktu 1 menit 32,873 detik. Meskipun, dia masih terperosok di urutan ke-23 di antara 24 rider.
Uji coba kemarin menjadi gambaran bahwa MotoGP sangatlah sulit. Bahkan, ketika seorang rider menyandang status juara dunia Moto2 (dan sebelumnya Moto3), serta bernama belakang Marquez. Penampilan Alex di Valencia seperti menjawab kekhawatiran banyak orang bahwa Repsol Honda membuat blunder dengan mengontrak Alex.
Alex dirilis sebagai senjata baru Repsol Honda pada Senin malam, atau kemarin dini hari WIB. Isu tersebut sudah berembus kencang sejak akhir pekan lalu. Tepatnya saat Lorenzo mengumumkan pensiun dari MotoGP. Marc sendiri yang mempromosikan. ’’Adikku sudah siap untuk Honda. Tapi, aku tidak akan mengintervensi,’’ katanya kala itu.
Namun, ketika menjadi kenyataan, hal itu mengejutkan juga. Banyak pengamat beranggapan, Alex tidak siap untuk tampil di tim juara dunia. Editor Motorsport Oriol Puigdemont dan koresponden Autosport kompak bilang bahwa Alex cocok masuk tim satelit dulu. ’’Seharusnya Honda mengambil rider yang sudah berpengalaman di MotoGP. Seperti Johann Zarco,’’ kata Puigdemont di podcast Motorsport.
Begitu anehnya penunjukan Alex. Sampai beredar anggapan bahwa Honda melakukan itu untuk tujuan tertentu. Pertama, servis buat Repsol. Sebagaimana diketahui, Alex sudah disponsori perusahaan migas asal Spanyol tersebut sejak di Moto3. Kakak adik (dengan wajah mirip, kedekatan yang tidak ada tandingannya, serta sama-sama punya attitude baik) adalah jualan bagus.
Tujuan kedua, menyenangkan Marc. Rider 26 tahun itu adalah berlian buat Repsol Honda. Sejak bergabung sebagai rookie pada 2013, dia sudah mempersembahkan enam gelar juara dunia. Musim ini dia membawa Honda merebut tiga gelar. Juara dunia, juara tim, dan juara konstruktor. Tiga kali beruntun. Sejak 2017. Tentu dia senang kalau adiknya bergabung di Repsol Honda.
Tentu saja itu dibantah Manajer Tim Repsol Honda Alberto Puig. Dia mengatakan, pihaknya memutuskan mengontrak Alex murni karena statusnya sebagai juara dunia Moto2.
Bahkan, ketika nama belakangnya bukan ’’Marquez’’ pun, rider yang identik dengan nomor 73 tersebut tetap berhak diberi kesempatan. ’’Kami juga mencari rider muda untuk masa depan tim dan Alex memenuhi kriteria itu,’’ kata Puig dikutip Motorsport.
Apakah Alex akan dipersiapkan untuk memuluskan jalan Marc di musim depan? Lagi-lagi Puig membantah. ’’Kalau dari sudut pandangku, aku nggak peduli mereka bersaudara. Bagiku, mereka rekan setim sekaligus rival di trek,’’ ucapnya.
’’Kami memperlakukan pembalap berbeda-beda. Sesuai dengan kebutuhan mereka. Alex akan diperlakukan sebagaimana layaknya dia harus diperlakukan,’’ tegas Puig.
The Marquez Brothers
*Menjadi satu-satunya pembalap bersaudara yang tampil dalam semusim penuh di MotoGP.
*Sama-sama berstatus juara dunia Moto3 dan Moto2 sebelum naik kelas ke MotoGP.
*Alex menghabiskan lima musim di Moto2 sebelum mentas ke MotoGP, sedangkan Marc hanya butuh waktu dua tahun di Moto2.
*Alex merupakan rookie pertama yang direkrut Honda setelah Marc pada 2013.
—
“Semua pembalap yang bergelar juara dunia berhak atas kesempatan seperti ini. Satu-satunya hal (yang memicu kontroversi) di sini adalah nama belakangnya.’’
Alberto Puig, manajer Repsol Honda soal penunjukan Alex Marquez di Repsol Honda
“Nggak semua rider berani masuk Repsol Honda, karena akan dibandingkan dengan rekan setimnya. Itu bakal jadi tekanan tersendiri. Karena itulah, aku nggak mendorong adikku, juga nggak mendorong Honda. Tapi ternyata adikku bilang ya, dan aku menghormati keputusannya. Ini karir dia.’’
Marc Marquez, rider Repsol Honda sesaat setelah pengumuman Alex masuk Repsol Honda. (JP)