Waspada Hujan-Angin, Kondisi Bangunan Sekolah Wajib Dicek

PUBLIKSATU, WONOGIRI – Berkaca dari kasus ambruknya aula SMKN 1 Miri, Sragen, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Wonogiri meminta seluruh kepala sekolah, khususnya SD dan SMP memastikan kondisi bangunan sekolahnya.
"Jangan cuma cek fisik luarnya saja. Kalau perlu buka atapnya, cek semua. Kalau ada kerusakan, segera inventarisasi lalu laporkan," terang Sekretaris Disdikbud Wonogiri Sriyanto, Kamis (21/11).
Dia mewanti-wanti pihak sekolah tidak memaksa menggunakan ruang rusak untuk kegiatan belajar mengajar. Terutama saat terjadi hujan dan angin.
Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri Bambang Haryanto menuturkan, pihaknya telah menggelar rapat kordinasi kesiapsiagaan antisipasi musim hujan 2019/2020. Sejumlah instansi, organisasi perangkat daerah (OPD) diminta siap siaga menghadapi bencana.
"Di antaranya identifikasi pohon rawan tumbang, papan reklame di turus jalan maupun kawasan permukiman, serta memetakan rekahan tanah di daerah lereng gunung," ujarnya.
Tidak ketinggalan pengecekan kelayakan fasilitas umum seperti sekolah, kantor, pasar, jembatan, dan sebagainya. "Antisipasi juga longsoran batuan dari kawasan hutan negara mengingat banyak batuan tanpa ada ikatan tanah atau tanaman,” kata dia. (radarsolo/jp)