Berita Terkini
Nasional

Sumur Mengering, 6.395 KK Terdampak Kekeringan

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Minggu, 24 November 2019 01:35 WIB · 1 menit baca
Sumur Mengering, 6.395 KK Terdampak Kekeringan
warga Sukoharjo menggelar Salat Istisqa minta hujan di Alun-Alun Satyanegara beberapa waktu lalu

PUBLIKSATU, SUKOHARJO – Masih rendahnya intensitas hujan di Kota Makmur menyebabkan wilayah terdampak kekeringan meluas. Yakni dari 11 desa menjadi 17 desa dengan jumlah 6.395 kepala keluarga (KK).

Desa yang baru terdampak kekeringan yakni Krajan, Tegalsari, Weru, Tawang dan Karangwuni di Kecamatan Weru. Lainnya tersebar di Tawangsari dan Bulu.

"Kondisi sumur di wilayah selatan masih kering dan terus kita dropping (air). Tahun ini termasuk (kemarau) yang terlama. Sebab tahun lalu dropping hanya sampai Oktober," terang Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo Sri Maryanto, Jumat (22/11).

Terpisah, Kastubi, warga Desa Jatingarang, Kecamatan Weru menyatakan hujan baru mengguyur desanya sekali. Karena itu, warga setempat sangat mengandalkan bantuan air bersih.

"Selama ini kami rutin menerima dropping. Karena air bersih di Karangwuni juga susah dan mengandung kapur. Di Dukuh Tambakan, Dukuh Karangwuni, Dukuh Ngentak kondisinya juga sama," ujar dia. (radarsolo/jp)