Berita Terkini
Nasional

Cari Solusi Sampah, DLHKP Perluas Lahan TPA Klotok

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Minggu, 24 November 2019 23:20 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Cari Solusi Sampah, DLHKP Perluas Lahan TPA Klotok

PUBLIKSATU, Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) terus mencari alternatif menyelesaikan pembuangan sampah di Kota Kediri. Setelah membangun tempat pembuangan akhir (TPA) III Klotok, mereka juga berencana memperluas TPA di Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto itu.

Kepala DLHKP Kota Kediri Didik Catur mengatakan, saat ini pihaknya fokus membangun TPA III. Sampai 17 November lalu, progres proyek senilai Rp 7,696 miliar itu mencapai 75 persen. “Progres itu sudah melebihi rencana awal di dokumen (proyek),” kata Didik kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Sesuai kontrak kerja, kata Didik, CV Bangkit Eka Jaya selaku rekanan harus menyelesaikan proyek tersebut sampai 28 Desember 2019. Perusahaan kontraktor asal Kabupaten Gresik itu memulai pekerjaan pada pertengahan September lalu. “Kontraknya 90 hari kerja,” ungkapnya.

Dengan progres tersebut, Didik optimistis pekerjaan selesai tepat waktu sesuai surat perintah kerja (SPK). Sehingga, setelah diserahterimakan, TPA III yang berlokasi di bekas TPA I tersebut akan dioperasionalkan mulai tahun depan. “Rencana kami Januari (2020) sudah bisa dioperasikan,” ungkap pria yang sudah menjabat kepala DLHKP selama 7 tahun ini.

Meski demikian, Didik mengakui umur TPA III tidak panjang. Dengan luas sekitar 2 hektare (ha), diprediksi kapasitas TPA sudah overload sekitar 2-3 tahun. Dengan demikian, pada 2023 TPA tidak mampu menampung sampah lagi.

Karena itulah, DLHKP membuat banyak alternatif penanganan pembuangan sampah di kota. Salah satunya dengan memperluas lahan TPA II. “Kami akan perluas di sebelah baratnya,” ungkapnya.

Didik mengaku, rencana perluasan lahan TPA itu belum final. Pihaknya masih mengevaluasi pemanfataan TPA III selama 1-2 tahun ke depan. Jika memang diperlukan tambahan, DLHKP akan melakukan pengadaan lahan seluas 5 ha. “Kami lihat dulu TPA baru (III). Nanti sambil jalan, kami bisa menambah lahan,” paparnya.

Dengan rencana tersebut, kata Didik, pengadaan lahan untuk TPA paling cepat dianggarkan lewat perubahan anggaran keuangan (PAK) 2020. Atau, selambat-lambatnya di anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2021.

“Kalau tahun depan, sepertinya belum ada. Masih ada yang lebih prioritas,” ungkap Didik.

Di luar alternatif tersebut, Didik menambahkan, pemkot juga tengah menjajaki TPA regional bersama Kabupaten Kediri. Proyek TPA tersebut akan dianggarkan melalui APBN. Sehingga pemkot dan pemkab hanya mengalokasikan anggaran untuk persiapan dokumen dan pasca-pembangunan proyek. “Kalau kami (Kota Kediri) inginnya bisa dimulai 2022,” pungkasnya. (radarkediri/jp)

Bagikan