Petambak Pilih Timbun Ratusan Ribu Ton Garam, Ternyata Ini Alasannya

PUBLIKSATU, Saat ini, petambak menilai harga garam di Sampang sangat murah. Agar tidak merugi, sebagian petambak memilih menimbun garam di tempat khusus yang sudah mereka siapkan.
Ali Wafa, 60, petambak garam asal Desa Aeng Sareh, Kecamatan Kota Sampang mengatakan, harga satu ton garam saat ini sekitar Rp 340 ribu. Padahal, sebelumnya bisa mencapai Rp 540 ribu.
"Meski harga garam murah, tapi tidak cepat laku. Kalau pun laku, harus menunggu waktu yang cukup lama," katanya.
Menurut Ali Wafa, diaa bersama petambak lainnya memilih menimbun garam. Kalau harga garam mahal, baru akan dijual. "Saya berharap harga garam mahal," lanjutnya.
Sementara itu, Kabid Perikanan dan Budidaya Dinas Perikanan Sampang Moh. Mahfud mengakui harga garam saat ini anjlok. Satu sak garam sekitar Rp 15 ribu. Stok garam saat ini sekitar 300 ribu ton.
"Kami sudah berupaya menyampaikan ke pemerintah pusat maupun ke gubernur. Dalam waktu dekat, akan ada pendataan stok garam. Mudah-mudahan harga garam nanti naik," katanya. (radarmadura/jp)