Dispendik Siapkan Rp 128 M untuk Perbaiki Sekolah dan Tambah Kelas

PUBLIKSATU, SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menganggarkan Rp 128 miliar untuk perbaikan gedung dan penambahan kelas untuk SD dan SMP pada 2020. Penambahan kelas ini merupakan dampak penerimaan peserta didik baru (PPDB) sistem zonasi.
"Rata-rata yang mendapatkan penambahan kelas adalah SMP. Hampir semua SMP akan ditambah kelas," ujar Kepala Bidang Bangunan dan Gedung, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Surabaya Iman Krestian.
Iman mengatakan, dana itu sudah dianggarkan dalam APBD 2020. Perinciannya, Rp 87,8 miliar untuk pembangunan dan rehabilitasi 29 gedung sekolah serta Rp 40,2 milar untuk pemeliharaan dan satuan tugas 160 sekolah. "Kami harus cari relokasi agar pembangunan itu tidak berdampak pada kegiatan belajar mengajar," katanya.
Menurut dia, tahun ini pemkot telah membangun dan merehabilitasi 170 gedung sekolah. Estimasi kelas yang dibangun dan direhab pada tahun anggaran 2019 sebanyak 581 ruang kelas.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Supomo mengatakan, ada 302 SDN dan 63 SMPN di Surabaya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 12 SDN dan 12 SMPN akan diperbaiki untuk memenuhi kebutuhan ruang kelas baru. "Pembangunan gedung sekolah tak harus dilakukan secara vertikal," katanya.
Menurut dia, penambahan kelas akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah dan jumlah maksimal rombongan belajar (rombel). Untuk SDN ada 24 rombel dan SMPN sebanyak 33 rombel. "Kalau lahannya terbatas, maka pembangunan dilakukan secara vertikal," pungkasnya. (radarsurabaya/jp)