Berita Terkini
Nasional

Dua Mahasiswa Korban Demo #ReformasiDiKorupsi Diabadikan di Gedung KPK

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Jumat, 13 Desember 2019 01:20 WIB · 2 menit baca
Dua Mahasiswa Korban Demo #ReformasiDiKorupsi Diabadikan di Gedung KPK
Keluarga Randi dan Yusuf Kardawi usai melakukan audiensi bersama pimpinan KPK, di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (12/12).

PUBLIKSATU.CO – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima audiensi dari keluarga korban yang gugur dalam aksi demonstrasi di Kendari pada 26 September 2019 lalu. Aksi demonstrasi itu merupakan bagian dari aksi #ReformasiDikorupsi yang diselenggarakan di berbagai daerah berkaitan dengan penolakan terhadap revisi UU KPK.

Dalam aksi di Kendari, terdapat dua korban yang gugur, yakni Randi dan Yusuf Kardawi yang merupakan mahasiswa Universitas Halu Oleo Kendari. Randi tewas diterjang peluru yang ditembakkan polisi, sedangkan Yusuf disebut tewas karena mengalami cedera parah.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, keluarga Randi dan Yusuf ditemui langsung oleh pimpinan KPK, Agus Rahardjo dan Saut Situmorang. Dalam pertemuan itu, KPK berjanji akan mengabadikan Yusuf dan Randi sebagai nama ruangan di Gedung KPK lama.

“Ketua KPK memandang Randi dan Yusuf adalah pahlawan. Kami ingin nanti ada ruang di KPK yang diberi nama ruang Randi dan Yusuf. Agar kami juga terus mengingatnya dan menjadi simbol perjuangan melawan korupsi,” kata Febri di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (12/12).

Keluarga Randi yang menyambangi KPK adalah sang ayah La Sali dan ibunya Nasrifa. Sementara perwakilan keluarga almarhum Yusuf diwaliki ibunya Endang Yulidah dan adiknya Ahmad Fauzi.

“Para keluarga didampingi oleh perwakilan mahasiswa dari Kendari, Tim dari Muhammadiyah dan KontraS,” ungkap Febri.(jp)