Berita Terkini
Nasional

Fiat Chrysler Stop Produksi Mesin Suzuki Ignis, Hingga Tata Bold

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 27 Januari 2020 01:17 WIB · 2 menit baca
Fiat Chrysler Stop Produksi Mesin Suzuki Ignis, Hingga Tata Bold

PUBLIKSATU, Fiat Chrysler Automobiles (FCA) menyetop produksi mesin yang cukup populer, 1.300cc turbo-diesel (1.3 Multijet).

Mesin cukup populer di India karena digunakan pada 24 mobil dari berbagai merek, misalnya Maruti Suzuki, Tata Motors, General Motors, Peugeot, Ford hingga Fiat itu sendiri.

Konsumen Indonesia pernah mencicipi mesin jenis ini pada model Chevrolet Spin versi diesel.

Mesin yang juga dikenal dengan nama SDE (Small Diesel Engine) begitu populer di beberapa negara Asia sejak diproduksi pada 2003.

Alasannya jelas, karena efisien bahan bakar dan cocok digunakan untuk berbagai kebutuhan, misalnya perkotaan, bisnis hingga angkutan di daerah.

Fiat menghentikan produksi mesin itu karena sudah tidak sesuai dengan aturan emisi diesel di berbagai negara. Fiat tidak menyebutkan apakah akan menyiapkan mesin pengganti untuk Multijet 1.300 cc itu.

Mesin Fiat Multijet yang dibeli berbagai manufaktur kemudian ditempeli emblem berbagai merek berbeda. Misalnya Suzuki memberikan nama DDis, Tata Motor menamainya Quadrajet, dan Chevrolet mengubah nama Multijet itu menjadi Smartech.

Suzuki Swift, DZire, Ignis, Vitara Brezza, Ciaz bermesin diesel masih menggunakan mesin Fiat Multijet. Begitu juga Tata Bold dan Zest diesel.

FCA menjamin layanan servis mesin itu hingga 10 tahun ke depan karena masih punya banyak pengguna.

"Komponen akan tersedia di semua bengkel resmi FCA selama 10 tahun ke depan," kata Fiat dalam keterangan resminya dilansir Economic Times, Minggu.

Kendati demikian, pabrikan yang sudah menggunakan mesin Fiat itu berusaha mengembangkan mesin baru sebagai pengganti Multijet.

Maruti Suzuki sudah memperkenalkan mesin diesel 1.500cc, yang sudah dipakai pada Ertiga dan Ciaz model sekarang. (ant/mg8/jpnn)