Berita Terkini
Nasional

COVID-19 & BOM WAKTU

Oleh Redaksi Publiksatu / Andre · Kamis, 5 Maret 2020 06:27 WIB · 2 menit baca
Bagikan
COVID-19 & BOM WAKTU
Andi Yaumil Bay Ramdayana Thaifur SKM ., M.Kes

Andi Yaumil Bay Ramdayana Thaifur SKM ., M.Kes

Mahasiswa Program Doktor FKM UNHAS ,

Dosen FKM UNIVERSITAS

DAYANU IKHSANUDDIN Bau-bau

PUBLIKSATU - Virus Corona atau COVID-19 kini semakin menyebar ke wilayah bagian Asia Tenggara khususnya Indonesia. (02/03) Presiden Joko Widodo menyampaikan setidaknya terdapat 2 WNI yang positif terjangkit virus corona, mereka adalah seorang Ibu (64 tahun) dan putrinya (31 tahun) yang tinggal di Depok.

Menteri Kesehatan dr. Terawan menjelaskan kronologi kedua WNI tersebut terinfeksi COVID-19, wanita 31 tahun tersebut merupakan seorang guru dansa, ia berdansa dengan teman dekatnya WN Jepang di salah satu club dansa pada tanggal 14/02. Setelah 2 hari, guru dansa tersebut mengeluh batuk-batuk, tidak enak badan dan memutuskan untuk berobat jalan di sebuah rumah sakit.

Hingga pada tanggal 26/02, ia meminta untuk dirawat karena batuk yang tak kunjung sembuh, ditambah dengan rasa sesak dan sedikit demam. Per tanggal 29/02 mereka dirawat di RSPI Jakarta hingga saat ini, pihak otoritas terkait pun masih menyelidiki mengapa ibu dari guru dansa tersebut juga ikut terinfeksi.

Wali Kota Depok menyampaikan setidaknya terdapat 50 orang lebih terindikasi virus corona, mayoritas adalah petugas kesehatan di rumah sakit tempat kedua pasien tersebut memeriksakan dirinya. Pemkot Depok juga memberikan imbauan kepada warga yang satu komplek dengan pasien untuk diisolasi selama 14 hari. Tidak hanya itu, (03/03) baru saja dilaporkan pasien suspect corona meninggal di Cianjur, pasien tersebut diduga terinfeksi corona sebab menunjukkan gejala batuk, flu, hingga sesak nafas sejak kembalinya dari tugas di Malaysia beberapa waktu lalu.

Berdasarkan data GIS dashboard Center for Systems Science and Engineering (CSSE) pada Johns Hopkins University, (02/03) melaporkan terdapat lebih dari 90.000 kasus yang terinfeksi virus Corona dan menewaskan lebih dari 3000 orang di seluruh dunia. National Health Commission (NHC) Cina, negara dimana virus ini berasal (02/03) telah menerima 80.151 laporan kasus yang dikonfirmasi terinfeksi COVID-19 dan 2.943 kematian di 31 wilayah tingkat provinsi di Cina.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Zhong Nanshan seorang dokter ahli infeksi saluran pernapasan di Tiongkok, dan sebagai ketua tim komisi kesehatan yang meneliti wabah ini menemukan bahwa, masa inkubasi coronavirus bisa mencapai 24 hari, ini melebihi perkiraan yang telah ditetapkan oleh WHO yaitu selama 14 hari. Sementara Pemerintah Provinsi Hubei (27/02) telah melaporkan adanya kasus infeksi COVID-19 dengan masa inkubasi selama 27 hari.

Bagikan