Hadapi Resiko Wabah Covid-19, APBN Sebaiknya Untuk Tingkatkan Kapasitas RS Dan Puskesmas
Bagikan

PUBLIKSATU - Pakar ekonomi dari Partai Amanat Nasional (PAN) Dradjad Wibowo menyampaikan, pemerintah harus mengalokasikan dana APBN untuk meningkatkan kapasitas Rumah Sakit (RS) dan Puskesmas guna menghadapi risiko wabah Virus Corona.
“Stimulus ekonomi penting tapi jika wabah terjadi, dia akan seperti kertas yang habis terbakar api. Jadi dana APBN yang terbatas sebaiknya direalokasikan untuk meningkatkan kapasitas RS dan puskesmas menghadapi resiko wabah Covid-19,” ujar Dradjad kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (19/3).
Pihaknya meminta pemerintah meniru Singapura yang memiliki test kits virus corona tanpa memakan waktu yang panjang. Sehingga hasil uji virus corona cepat diketahui.
“Pakailah dana itu untuk menyediakan sebanyak mungkin test kit cepat. Test kit yang dibuat di Singapore bisa memberikan hasil akurat dalam 3 jam. Ini jauh lebih cepat dari yang biasanya 7 jam. Di Indonesia, hasil tes baru diketahui paling cepat 3 hari,” ujarnya.
Menurutnya, tes yang lambat sangat mempersulit untuk memotong mata rantai penyebaran virus corona.
“Karena, kita jadi lambat memisahkan orang yang terinfeksi dari yang sehat. Tes yang cepat dan masif menjadi salah satu faktor keberhasilan Korsel menekan wabah,” bebernya.
Selain untuk peralatan medis, Dradjad juga meminta pemerintah agar dana APBN juga perlu dialokasikan untuk alat pelindung diri (APD) bagi dokter dan tenaga medisnya.