Berita Terkini
Olahraga

Dukung Kompetisi Dilanjutkan, Tim Medis PSSI Rancang Protokol Kesehatan

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 2 Juni 2020 20:40 WIB · 2 menit baca
Dukung Kompetisi Dilanjutkan, Tim Medis PSSI Rancang Protokol Kesehatan

PUBLIKSATU, BOLA – PSSI bakal melanjutkan kompetisi musim 2020. Untuk mencegah penyebaran Covid-19, tim medis PSSI yang dipimpin dokter timnas Syarief Alwi sudah membuat beberapa rancangan protokol kesehatan.

Protokol itu berlaku sebelum bertanding, ketika bertanding, hingga sesudahnya.

Hal itu dibenarkan Syarief Alwi. Pria yang akrab disapa Papi itu mengatakan, yang pertama dilakukan ketika kompetisi resmi akan bergulir lagi adalah melakukan rapid test Covid-19 secara masal. Tidak hanya kepada pemain, tetapi juga perangkat pertandingan dan pihak-pihak yang terlibat. ’’Handicap pembiayaan satu orang paling murah Rp 950 ribu, kalau rapid test Rp 300 ribu. Datang harus pakai masker juga ya,’’ terangnya.

Setelah itu, lokasi latihan juga harus diperhatikan. Sebelum pemain memulai latihan, alat-alat yang akan digunakan harus disemprot disinfektan lebih dulu. ’’Kebersihan ruang ganti juga harus diperhatikan. Ada air untuk cuci tangan, sabun, dan hand sanitizer. Tempat sampah harus disiapkan untuk menunjang,’’ jelasnya.

Alumnus Universitas Hasanuddin Makassar itu menambahkan, format kompetisi juga harus berubah. Dia mengusulkan dibagi tiga grup, yakni timur, barat, dan tengah. Selain itu, tim peserta harus menginap dalam satu hotel.

Papi mencontohkan, di Jogjakarta rata-rata hotel berkapasitas 300 orang. Itu cukup untuk klub peserta. ’’Kenapa di satu hotel? Biar monitoringnya gampang dan jelas aturan akan ketat. Diajarkan disiplin keras. Klub bisa kontrol bujet, bisa kontrol semuanya. Pengeluaran jelas bisa dihitung dari awal kalau di satu tempat. Tidak perlu bolak-balik pakai penerbangan,’’ bebernya.

Selain itu, klub bisa mengurangi bujet dengan meminta diskon kepada hotel. Menurut dia, di situasi saat ini, hotel-hotel sepi dan butuh pelanggan. ’’Makan nanti bisa diatur mereka, gizi pemain terpantau, satu pintu keluar (akses hotel) jadi aman. Gerak pakai masker,’’ lanjutnya.