Penanganan Covid-19 Jadi Perdebatan, Luhut: Kami Memang Tidak Sempurna, Tapi Mencoba Berbuat Sebaik Mungkin

PUBLIKSATU - Pandemik Covid-19 telah melahirkan beragam debat panjang yang dilontarkan pihak-pihak tertentu untuk menyalahkan pemerintah. Hal ini terjadi di hampir di semua negara. Alih-alih membantu dengan dukungan tenaga dan pikiran, kebanyakan mereka memilih melancarkan kritik pedas dan hujatan.
Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menyoroti pihak-pihak yang kerap melontarkan kritikan dan menyalahkan pemerintah di tengah pandemik. Ia mengaku sedih, apalagi mereka mengkritik dengan pedas tanpa menggunakan data.
Dalam acara diskusi online yang diunggah ke akun YouTube Im Genz Official pada Jumat (5/6), Luhut menyampaikan keprihatinannya terhadap mereka-mereka yang senang ribut berdebat tetapi tidak menggunakan data. Padahal penanganan Covid-19 perlu dilakukan bersama-sama.
"Banyak pengamat kadang-kadang suka kritik sana sini tidak pakai data, kadang saya sedih," kata Luhut.
Aturan jaga jarak dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berdampak besar ada tatanan kehidupan masyarakat dan pergerakan ekonomi, termasuk ekonomi global.
"Kalau dilihat dengan adanya PSBB ini, aktivitas berkurang, inflasi menurun, tanda-tanda bahwa memang pengaliran uang tidak ada," ujarnya.
Namun, menurut Luhut, indikasi laju kesembuhan kasus Covid-19 juga mengalami peningkatan yang cukup baik.