Berita Terkini
Internasional

Lockdown Dicabut, Sejumlah Negara Alami Peningkatan Positif Covid-19

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Minggu, 14 Juni 2020 05:21 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Lockdown Dicabut, Sejumlah Negara Alami Peningkatan Positif Covid-19

PUBLIKSATU – Kebijakan mencabut lockdown tidak sepenuhnya berjalan baik. Justru, lonjakan kasus positif Covid-19 makin menjadi-jadi.

Misalnya di India. Rumah sakit tidak bisa menampung semua pasien Covid. Bahkan, ada satu kisah pasien yang harus meninggal gegara tak dilayani pihak RS.

Jenazah Neelam Singh terbujur kaku di pelataran rumahnya. Perempuan asal New Delhi, Delhi, India, itu sedang hamil delapan bulan. Dia meninggal di atas ambulans setelah 13 jam terkatung-katung tanpa kejelasan. Ibu satu anak itu ditolak sembilan rumah sakit. Mayoritas rumah sakit penuh. Kalaupun ada, mereka terlalu takut untuk menerima pasien dengan tanda tertular Covid-19.

’’Tindakan tegas harus diambil terhadap mereka yang menolak kami sehingga insiden ini tidak menimpa orang lain,’’ ujar sang suami, Vijender Singh, seperti dikutip BBC.

Layanan kesehatan di India memang kolaps saat ini gara-gara banyaknya pasien Covid-19. Terutama di kota-kota besar seperti New Delhi dan Mumbai. Pasien darurat non-Covid-19 akhirnya menjadi korban. Mereka tidak bisa mendapatkan layanan yang memadai. Pasien-pasien yang seharusnya bisa diselamatkan akhirnya harus meregang nyawa dan berakhir tiada. Jumlah penderita justru meningkat saat lockdown dilonggarkan dan masuk ke new normality alias kenormalan baru.

Media sosial dipenuhi dengan permintaan tolong. Mulai informasi ketersediaan ruang di rumah sakit hingga berbagai hal lain. Tak semua berbuah manis. India tidak siap. Tidak ada penambahan ruang perawatan intensif (ICU) dan kasur lain saat kasus penularan meroket.

Bagikan