Berita Terkini
Internasional

Trump Minta Polisi tak Cekik Leher Saat Menangkap Seseorang

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Minggu, 14 Juni 2020 05:10 WIB · 2 menit baca
Trump Minta Polisi tak Cekik Leher Saat Menangkap Seseorang

PUBLIKSATU – Presiden Amerika Serikat Donald Trump meminta polisi tidak menggunakan teknik mencekik leher saat melakukan penangkapan atau penindakan.

Hanya saja, Trump menambahkan bahwa penggunaan teknik mencekik leher dapat dilakukan jika seorang polisi berada dalam situasi yang berbahaya.

“Saya tidak suka teknik mencekik leher. Tapi kadang-kadang, teknik mencekik leher perlu dilakukan jika Anda berada dalam situasi yang sulit seperti ketika sendirian dan sedang melawan seseorang,” ujar Trump.

Beberapa anggota Republikan atau Partai Republik di Kongres mengindikasikan dukungan untuk larangan teknik mencekik leher yang diusulkan oleh Demokrat pascakematian Floyd. Seperti diketahui, Floyd tewas setelah lehernya ditekan menggunakan lutut oleh seorang polisi Minneapolis, Derek Chauvin, hampir sembilan menit. Kematian Floyd memicu gelombang protes di sejumlah kota di Amerika.

Sementara itu, Jaksa Agung AS William Barr, dalam sebuah wawancara di Fox News mengatakan bahwa dia mendukung pelarangan teknik mencekik leher. Namun, teknik tersebut dapat digunakan apabila polisi berada dalam situasi yang bisa mengancam nyawanya.

Senator Republik Tim Scott, yang menyusun undang-undang reformasi kepolisian, mengatakan kepada CNN pada Jumat (12/6) bahwa pihaknya dan Demokrat sepakat bahwa polisi harus mengurangi secara signifikan penggunaan teknik mencekik leher.

Sebelumnya, sebagian besar anggota Dewan Kota Minneapolis, Minnesota, Amerika Serikat, mendukung rencana menutup departemen kepolisian di kota tersebut dan menciptakan cara baru yang dapat memastikan keamanan masyarakat. Rencana itu menunjukkan aksi massa yang memprotes kematian Floyd punya dampak pada sistem kepolisian di Minneapolis.