Mohammad Ahsan Beberkan Enam Lawan Terberatnya, Siapa Saja ?
Bagikan

PUBLIKSATU - Kehebatan Mohammad Ahsan di kejuaraan bulutangkis tidak diragukan lagi. Bahkan saat dia digandengkan dengan Hendra Setiawan, keduanya menjadi yang terbaik sepanjang 2019.
Dimulai dari juara All England, Hendra/Ahsan kemudian menyapu dua gelar terbesar tahun lalu. Yakni juara dunia dan menjadi kampiun turnamen puncak akhir tahun, BWF World Tour Finals 2019.
Gelar 2019 di Basel adalah trofi kejuaraan dunia ketiga dalam karir Ahsan. Sebelumnya, dia menjadi juara dunia 2013 Guangzhou dan 2015 di rumah sendiri, Istora Senayan Jakarta.
Keduanya bersama Hendra.
Catatan fenomenal pada 2019 tidak hanya membawa Hendra/Ahsan kukuh di ranking dua dunia. Lebih dari itu, The Daddies memastikan satu tempat ke Olimpiade Tokyo 2020 yang berlangsung tahun depan.
Bermain di Tokyo bisa menjadi ajang ‘penebusan dendam’ bagi Ahsan. Pemain kelahiran Palembang ini memang gagal bersinar dalam multievent olahraga terbesar di dunia itu.
Bersama Bona Septano, Ahsan hanya mampu mencapai perempat final Olimpiade London 2012. Sedangkan di Olimpiade Rio 2016, pencapaian Ahsan dan Hendra lebih buruk lagi. Berstatus unggulan kedua, mereka bahkan tidak mampu untuk sekadar lolos dari fase grup.