Berita Terkini
Internasional

Pekan Ini, Polisi Penembak Mati Rayshard Brooks Akan Didakwa

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 16 Juni 2020 04:49 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Pekan Ini, Polisi Penembak Mati Rayshard Brooks Akan Didakwa

PUBLIKSATU – Jika tidak ada aral melintang, pekan ini putusan terkait dakwaan atas seorang petugas polisi yang menembak mati warga Afro-Amerika pada Jumat (12/6) di Negara Bagian Georgia, Amerika Serikat akan dijatuhkan. Informasi ini seperti diberitakan oleh media setempat pada Minggu (14/6).

“Ada beberapa persyaratan teknis yang wajib dipenuhi sebelum kami menjatuhkan putusan,” ungkap Jaksa Distrik Fulton County Paul Howard seperti dilansir Antara dari Xinhua, dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Minggu, seraya menambahkan bahwa dirinya berharap dapat mengumumkan putusan itu pada pertengahan pekan ini.

Rayshard Brooks (27), seorang pria Afro-Amerika, tewas ditembak setelah polisi setempat dikerahkan untuk menanggapi keluhan bahwa dia tidur di area drive-thru atau layanan tanpa turun (lantatur) sebuah restoran siap saji.

Polisi memaparkan, bahwa mereka mencoba menahan Brooks usai dia gagal menjalani tes keamanan lapangan (sobriety test), yang berujung pada pergumulan antara dirinya melawan beberapa petugas polisi lain. Lebih lanjut, polisi menyatakan bahwa Brooks, sambil melawan, merampas perangkat kejut listrik milik seorang polisi dan melarikan diri.

Cuplikan yang merekam peristiwa itu dari tempat parkir restoran tersebut menunjukkan bahwa Brooks berbalik dan terlihat mengacungkan pistol kejut listrik itu ke arah para petugas polisi sebelum akhirnya ditembak.

Pernyataan Howard memaparkan bahwa mereka masih mengalami sedikit kesulitan dalam memperoleh semua cuplikan kamera tubuh (body cam) maupun kamera dashboard dari Departemen Kepolisian Atlanta.

Kepala Departemen Kepolisian Atlanta Erika Shields pada Sabtu (13/6) meletakkan jabatannya usai insiden penembakan tersebut. Insiden itu terjadi usai kematian George Floyd (46), seorang pria Afro-Amerika, dalam penahanan polisi yang memicu sejumlah aksi unjuk rasa besar-besaran di Minneapolis, Minnesota dan di seluruh Amerika Serikat, serta beberapa negara di dunia. (*)

Bagikan