Berita Terkini
Internasional

Peneliti tak Yakin Jika Covid-19 Berasal dari Ikan Salmon

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 16 Juni 2020 04:46 WIB · 2 menit baca
Peneliti tak Yakin Jika Covid-19 Berasal dari Ikan Salmon
Ilustrasi daging ikan salmon

PUBLIKSATU – Sejumlah pakar di Tiongkok angkat bicara terkait kabar ikan salmon sebagai pembawa virus Korona yang menyebabkan sejumlah orang di Pasar Induk Xinfadi dan sekitarnya terpapar Covid-19. Mereka menyatakan sangsi dengan kabar tersebut.

Peneliti senior di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular China (CCDC), Zeng Guang, Minggu (14/6), mengatakan bahwa berdasarkan analisis awal atas dua kasus terdahulu menyebutkan virus Korona yang baru saja merebak berbeda dengan salah satu temuan dan data awal. Itu mengarah pada satu varietas yang bermutasi dari Eropa.

Meski begitu, Zeng meminta masyarakat membuktikan temuan tersebut dengan mengambil garam yang sering digunakan untuk memastikan asal virus tersebut. Hal tersebut seperti yang dilansir China Daily, Senin (15/6).

Kepala Epidemiolog CCDC, Wu Zunyou sebelumnya mengatakan bahwa habitat alami ikan tidak akan tertular virus Korona. Namun, ikan tersebut bisa tertular dari para pekerja penangkapan atau pengiriman.

Tiongkok mengimpor 80.000 ribu ton ikan salmon dingin dan beku setiap tahun dari Cile, Norwegia, Kepulauan Faeroe, Australia, dan Kanada. Wu tidak bisa menyimpulkan salmon sebagai inang dari virus Korona apalagi kalau hanya mendeteksinya dari tempat pemotongan ikan di Pasar Induk Xinfadi.

“Tipikal produk makanan laut kami disimpan di gudang dan didistribusikan dalam kontainer dingin sehingga tidak mungkin virus akan bertahan lama dan mendorong kemungkinan menginfeksi manusia,” ujarnya.

Menurut dia, ada dua kemungkinan terjadinya penularan yang menjadikan Pasar Xinfadi sebagai klaster baru Covid-19. Pertama, kemungkinan berasal dari masuknya daging dan ikan dari berbagai negara ke pasar grosir terbesar di Beijing tersebut.