Berita Terkini
Olahraga

Harapan Jovan Tiridianto di Ultah Persebaya

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Kamis, 18 Juni 2020 01:00 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Harapan Jovan Tiridianto di Ultah Persebaya

PUBLIKSATU, BOLA – Sulit mendapat izin menggelar acara di tengah pandemi. Padahal, besok (18/6) merupakan hari jadi Persebaya Surabaya. Jovan Tridianto punya ide agar ulang tahun Persebaya tetap meriah.

Jovan Tridianto sejenak terdiam ketika melintas di Jalan Tunjungan. Motor yang dia kendarai dihentikan. Maklum, ada orang yang sedang menyeberang. Sembari menunggu, pengguna jalan disuguhi lagu khas Suroboyoan.

Lagu itu menggantikan suara khas sebelumnya. Itu lho, bunyi tet-tot-tet-tot yang melegenda. Pria yang akrab disapa Joe Berengsek tersebut kaget. ’’Kok lagu Suroboyoan yang diputar?’’ katanya. Dari situ, ide brilian muncul. ’’Saya berpikir, kenapa kok tidak chant Persebaya saja yang diputar?’’ terang mantan koordinator Gate21 tersebut.

Apalagi, momennya sangat tepat. Sebab, Persebaya merayakan hari jadinya yang ke-93 Kamis besok (18/6). Karena itu, Joe ingin idenya tersebut bisa diwujudkan di hari jadi Persebaya. Keinginan bapak lima anak itu tidak muluk-muluk. Dia hanya ingin Song for Pride diputar pada seluruh pengeras suara di traffic light yang ada di Surabaya.

Dia ingin pihak Pemkot Surabaya mempertimbangkan hal itu. ’’Saya kira Song for Pride layak diputar saat hari jadi Persebaya. Karena tidak bisa dinungkiri, Persebaya adalah bagian dari Surabaya. Bagian dari prestasi dan kebanggaan Surabaya,’’ jelas pria 35 tahun tersebut. Karena itu, tidak ada alasan bagi pemkot untuk menolak. ’’Apa yang identik dengan Surabaya? Ya Persebaya dengan Bonek-nya,’’ tambah Joe.

Apalagi, Bonek tidak bisa menggelar acara besar tahun ini. Maklum, pandemi Covid-19 membuat izin keramaian sulit didapatkan. Alhasil, Bonek hanya bisa merayakan hari jadi tim kesayangannya dengan cara sederhana. ’’Makanya, pemutaran Song for Pride di tiap sudut Surabaya akan menjadi perayaan ultah yang indah bagi Bonek,’’ terang pria yang lahir dan besar di daerah Banyu Urip tersebut.

Lagi pula, pemutaran Song for Pride itu dianggap efektif menekan Bonek yang nekat menggelar acara. ’’Apalagi kalau ada acara besar. Bonek dari luar kota pasti ke Surabaya,’’ jelas pria yang tubuhnya penuh dengan rajaman tato itu. Dia pun sudah mengunggah video. Isinya, ajakan agar pemkot mau memutar Song for Pride. Video berdurasi 40 detik itu viral di media sosial. ’’Ya bagus, karena saya tidak tahu bagaimana cara menyampaikan ide itu ke pemkot,’’ katanya.

Bagikan