Ingin Berwisata di Queensland, Anda Wajib Bayar Biaya Karantina di Hotel

PUBLIKSATU – Mulai 1 Juli mendatang, orang-orang dari luar negeri yang tiba di Negara Bagian Queensland, Australia, harus membayar biaya karantina wajib selama 14 hari di hotel, yang diperkirakan sekitar 1.900 dolar AS (1 dolar AS = Rp14.324) per orang, demikian disampaikan sejumlah pejabat kepada Xinhua pada Kamis (18/6).
Queensland merupakan negara bagian pertama di Australia yang membebankan biaya untuk menginap di hotel selama dua pekan terhadap para wisatawan sejak kebijakan itu diluncurkan secara nasional akhir Maret lalu dalam upaya menghentikan penyebaran korona (Covid-19).
Skema pemungutan biaya itu meliputi 2.800 dolar Australia (1 dolar Australia = Rp9.707) untuk setiap orang dewasa, 3.710 dolar Australia per pasangan dan 4.620 dolar Australia per keluarga yang beranggotakan empat orang, menurut situs web Pemerintah Queensland.
Wisatawan yang datang dari luar negeri tidak akan diizinkan menjalani masa karantina wajib di mana pun selain di hotel yang ditetapkan pemerintah karena risiko kontaminasi virus tersebut.
Namun, para wisatawan yang dapat membuktikan bahwa perjalanan mereka telah dipesan sebelum 17 Juni tengah malam, akan dibebaskan dari aturan baru itu.
Sebelum aturan baru tersebut diberlakukan, biaya yang berkaitan dengan akomodasi hanya dibebankan kepada para pembayar pajak Queensland, dengan pengeluaran 19 juta dolar Australia sejauh ini dan diproyeksikan mencapai 24 juta dolar Australia pada 30 Juni.
Perwakilan Pemerintah Queensland berharap skema pemungutan biaya baru ini akan membantu meringankan beban keuangan masyarakat Queensland untuk menerapkan langkah-langkah pengendalian Covid-19.