Berita Terkini
Internasional

Dexamethasone Diperuntukan Pada Pasien Covid-19 yang Parah

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Sabtu, 20 Juni 2020 16:37 WIB · 1 menit baca
Dexamethasone Diperuntukan Pada Pasien Covid-19 yang Parah

PUBLIKSATU – Dexamethasone menjadi obat yang paling diburu setelah diumumkannya bisa mengobati pasien Covid-19. Bahkan setelah WHO memberikan dukungan.

Namun, menurut Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dr. Reisa Broto Asmoro mengingatkan, obat Dexamethasone bukan untuk pencegahan, melainkan untuk mengobati pasien yang parah. Dia menjelaskan fungsi obat Dexamethasone dan efek sampingnya.

“WHO umumkan obat Dexamethasone bermanfaat pada kasus yang berat,” tukasnya dalam konferensi pers, Jumat (19/6).

Dokter Reisa menjelaskan obat golongan steroid ini bekerja menurunkan peradangan. Sama seperti steroid yang diproduksi oleh tubuh secara alami.

“Tapi jika diminum jangka panjang, tak boleh berhenti minum atau turunkan dosis tiba-tiba. Hanya dokter yang bisa turunkan dosis. Meskipun harganya terjangkau, tetap harus dikonsultasikan dengan dokter, agar tak ada efek samping,” tegasnya.

Efek samping bisa terjadi terutama jika seseorang menderita alergi makanan dan alergi obat. Maka hanya dokter yang mengatur dosisnya.

“Hati-hati. Dosis diberikan pada usia, kondisi dan reaksi pasien pada obat. Pengguna jangka panjang enggak boleh tiba-tiba berhenti. Ikuti saran WHO,” katanya.