Pemain Asing Persebaya Memilih Belum Balik ke Indonesia
Bagikan

PUBLIKSATU, BOLA – Tiga pemain asing Persebaya Surabaya masih berada di negara asalnya. Mahmoud Eid, Aryn Williams, dan David da Silva meninggalkan Surabaya sejak April lalu.
Mereka juga tidak terburu-buru balik ke Indonesia.
Lantas, kapan mereka kembali ke Surabaya? ’’Saya juga belum bisa memastikan. Lagi pula, kondisi (pandemi) juga masih seperti ini,’’ kata pelatih Persebaya Aji Santoso saat dihubungi Jawa Pos. Pelatih 50 tahun itu tak mau buru-buru meminta pemainnya kembali. Toh, sampai saat ini, belum ada kepastian kapan latihan kembali digelar.
Soal latihan, keputusan tak hanya ada di tangan Aji. ’’Saya juga harus komunikasi lebih dulu dengan pihak manajemen. Menunggu arahan seperti apa,’’ tambah bapak lima anak tersebut. Meski sudah ada kepastian kompetisi kembali digulirkan September nanti, menggelar latihan kudu dipertimbangkan masak-masak. Apalagi, Surabaya masuk zona merah Covid-19.
Meski begitu, Mahmoud Eid menyambut baik kepastian bergulirnya kembali Liga 1 2020. Apalagi, dari awal, pemain berdarah Palestina itu memang ingin kompetisi dilanjutkan. Maklum, sebagai debutan di Liga 1, dia punya hasrat cukup tinggi bersama Persebaya.
’’Saya ingin membuat bangga suporter dengan memberi mereka gelar juara (Liga 1),’’ terang pemain 26 tahun itu kepada Jawa Pos.
Hanya, dia masih menunggu kepastian dari pihak manajemen soal kapan harus kembali ke Surabaya. Lagi pula, bukan hanya pemain asing yang meninggalkan Surabaya. Pemain lokal juga demikian. Hanya ada Patrich Wanggai, Oktafianus Fernando, serta legiun asing Makan Konate yang ada di Surabaya. Sama dengan pemain asing, pemain lokal belum tahu kapan harus kembali ke Surabaya.